Gempa Flores, 11 Dapur MBG, dan Akuntabilitas Bantuan
Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 memicu kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Nagekeo.

Topik
Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 memicu kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Nagekeo.

Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan survei geolistrik dan kajian teknologi desalinasi bersama BRIN untuk mengatasi krisis air bersih pascagempa di P…
Polres Manggarai Barat menyalurkan bantuan air bersih ke Kampung Cumbi, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Wakil Bupati Manggarai Timur menyatakan tidak ditemukan tekanan dari petugas BNPB kepada Camat Lamba Leda Utara terkait penandatanganan berita acara b…

Ditjen Pemasyarakatan menurunkan tim teknis ke Rutan Ruteng untuk menilai kerusakan pascagempa dan menyiapkan rehabilitasi fisik. Sebanyak 52 warga bi…
Posko Kesehatan Manggarai Barat mencatat 192 pasien anak pada 15–21 Agustus 2026 pascagempa Flores. ISPA menjadi diagnosis terbanyak dengan 96 kasus,…
Pemkab Manggarai Barat dan sejumlah lembaga menyalurkan bantuan beras dan logistik kepada warga terdampak gempa Flores di pesisir dan kepulauan, terma…
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau posko pengungsian di Maumere, Rabu, 19 Agustus 2026.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa M7,7 di Flores dan memimpin upacara HUT ke-81 RI di Fue…

Kantor Imigrasi Labuan Bajo bersama Forkopimda Manggarai Barat menyalurkan bantuan 1 ton beras kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Sano Nggoang…
Gempa dan tsunami Flores 15 Agustus 2026 mengungkap hubungan antara bencana geologi, penataan ruang, dan kerentanan ekologis.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa bumi di Provinsi NTT selama 14 hari sejak 15 hingga 28 Agustus 2026,…
Pemerintah menempatkan pemulihan akses jalan sebagai salah satu prioritas penanganan pascagempa M 7,7 yang mengguncang Flores dan wilayah lain di NTT.

KSP Kopdit Pintu Air di Flores memindahkan layanan ke lokasi darurat di halaman kantor untuk tetap melayani anggota setelah gempa 7,7 di Flores.

Gempa bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 merusak puluhan titik jalan nasional dan jembatan di Flores, Nusa Tenggara Timur.
