Polres Manggarai Barat Salurkan Air Bersih ke Kampung Cumbi
Polres Manggarai Barat menyalurkan bantuan air bersih ke Kampung Cumbi, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Kepolisian Resor Manggarai Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Cumbi, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, pada Senin, 24 Agustus 2026, sebagai respons atas krisis air yang melanda wilayah itu.
Menurut laporan Info Kini, Polres Manggarai Barat mendistribusikan sekitar 20 ribu liter air bersih kepada warga Kampung Cumbi yang terdampak keterbatasan pasokan air bersih pascagempa Flores dan musim kemarau panjang.
Distribusi dimulai sekitar pukul 09.00 WITA menggunakan mobil tangki. Petugas menyalurkan air ke tandon penampungan umum dan jeriken milik warga yang telah disiapkan di lokasi sejak pagi.
Kampung Cumbi disebut sebagai salah satu wilayah prioritas penanganan karena belum terjangkau jaringan pipa air bersih publik dari perusahaan daerah air minum. Warga bergantung pada pasokan air dari luar dan sumber air darurat yang semakin menyusut selama kemarau.
Info Kini melaporkan, krisis air di Kampung Cumbi terjadi dalam konteks penanganan dampak gempa bumi Flores yang terjadi pada Agustus 2026, saat aparat kepolisian juga terlibat membantu pembersihan puing dan penyaluran bantuan di sejumlah wilayah terdampak.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menyatakan penyaluran air bersih merupakan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, mulai dari konsumsi hingga keperluan sanitasi harian.
Menurut keterangan yang dikutip Info Kini, Polres Manggarai Barat akan memantau kebutuhan air di wilayah terdampak melalui Bhabinkamtibmas dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan perusahaan daerah air minum untuk mendukung pasokan lanjutan.
Rincian distribusi
Info Kini menyebut distribusi air bersih di Kampung Cumbi menjangkau ratusan warga yang terdampak keterbatasan akses air bersih.
Air bantuan disalurkan secara bertahap menggunakan armada mobil tangki, dengan pola distribusi ke tandon umum dan wadah air milik warga yang mengantre membawa jeriken dan ember.
Penyaluran berlangsung tertib, dengan aparat kepolisian mengatur antrean warga di sekitar lokasi tandon penampungan. Bantuan air ini diharapkan dapat mengurangi tekanan kebutuhan rumah tangga selama masa kekeringan dan pemulihan pascabencana.
Konteks krisis air
Info Kini dan sejumlah pemberitaan lain menggambarkan krisis air bersih di Manggarai Barat sebagai salah satu dampak yang mengikuti gempa bumi Flores pada Agustus 2026.
Dalam beberapa laporan, aparat Polres Manggarai Barat dan satuan lain disebut ikut menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak, bekerja sama dengan perusahaan daerah air minum dan instansi terkait.
Di Kampung Cumbi, distribusi menggunakan mobil tangki menjadi salah satu bentuk penanganan darurat sambil menunggu penguatan infrastruktur air bersih di tingkat desa.
Upaya penyaluran air oleh Polres Manggarai Barat di berbagai titik terdampak gempa dan kekeringan menunjukkan pola tanggap darurat yang mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Sumber
Berita berikutnya

Setahun Kodim 1630 Manggarai Barat, Pemkab Soroti Kontribusi
Kodim 1630/Manggarai Barat memperingati HUT pertama pada 19 September 2026.
Baca juga




