Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

BMKG: Tak Ada Peringatan Hujan Lebat Khusus Manggarai Barat 20 September 2026

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: A street in Labuan Bajo.
Foto arsip: A street in Labuan Bajo. · Foto: Gabriel ^(oo)^ / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Labuan Bajo — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak mengeluarkan peringatan hujan lebat khusus untuk Manggarai Barat pada Minggu, 20 September 2026. Prakiraan cuaca BMKG untuk Labuan Bajo pada tanggal tersebut menunjukkan kondisi cerah dengan suhu sekitar 31 derajat Celsius dan kelembapan 72 persen.

Dalam beberapa informasi terkini, BMKG justru menyebut tidak ada wilayah di Nusa Tenggara Timur yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, lebat hingga sangat lebat, maupun sangat lebat hingga ekstrem pada pertengahan September 2026. Menurut laporan sebuah media lokal yang merujuk tabel peringatan dini BMKG untuk 14–16 September 2026, seluruh kategori potensi hujan tercatat nihil, sementara Manggarai Barat termasuk dalam delapan wilayah NTT yang mendapat peringatan dini angin kencang.

BMKG pusat juga menerbitkan prakiraan cuaca sepekan periode 15–21 September 2026 yang menyebut adanya potensi angin kencang di sejumlah provinsi, termasuk Nusa Tenggara Timur. Dokumen itu tidak merinci kecamatan di Manggarai Barat, tetapi menegaskan perlunya kewaspadaan terhadap angin kencang di wilayah NTT selama periode tersebut.

Peringatan cuaca ekstrem sebelumnya di Manggarai Barat

Meski tidak ada peringatan hujan lebat khusus untuk 20 September 2026, BMKG melalui Stasiun Meteorologi Komodo pernah beberapa kali mengimbau warga Manggarai Barat agar mewaspadai cuaca ekstrem. Pada Januari 2025, Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Patricia Christin Seran menjelaskan bahwa cuaca ekstrem berupa hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di seluruh kecamatan di Manggarai Barat.

Dalam imbauan tersebut, Maria menyebut hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Kecamatan Komodo, Boleng, Mbeliling, Sano Nggoang, Macang Pacar, Pacar, Welak, Lembor, Lembor Selatan, Kuwus Barat, Kuwus, dan Ndoso. Ia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai banjir, longsor, dan angin kencang berdurasi singkat, khususnya di wilayah pesisir dan perbukitan.

Imbauan serupa disampaikan kembali pada awal 2025 melalui beberapa media lokal. BMKG menyatakan cuaca ekstrem berupa hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang dapat berlangsung hingga awal Februari 2025. Stasiun Meteorologi Komodo menyatakan akan memperbarui informasi setiap hari sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

Dampak terhadap laut dan aktivitas wisata

Dalam pernyataan pada 2025, BMKG juga menyoroti dampak cuaca ekstrem terhadap laut dan aktivitas wisata bahari di Labuan Bajo dan sekitarnya. Maria Seran mengimbau operator kapal, pelaku pariwisata bahari, dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan tinggi gelombang di perairan utara dan selatan Labuan Bajo.

BMKG mencatat bahwa tinggi gelombang di perairan utara Labuan Bajo dapat mencapai sekitar 1,3–1,5 meter dan berpotensi meningkat saat terjadi hujan disertai angin kencang. Kondisi ini dinilai dapat membahayakan pelayaran kapal kecil dan kegiatan wisata bahari apabila tidak diantisipasi.

Dalam imbauan itu, BMKG meminta nelayan dan pelaku wisata bahari memantau informasi cuaca sebelum berangkat dan selama berada di laut. Masyarakat diminta waspada terhadap perubahan cepat kondisi cuaca, termasuk pembentukan awan hujan yang dapat memicu angin kencang dan gelombang lebih tinggi.

Langkah kewaspadaan bagi masyarakat

Merujuk berbagai imbauan BMKG pada 2024–2025, warga Manggarai Barat dianjurkan untuk:

  • Memantau informasi resmi BMKG dan Stasiun Meteorologi Komodo sebelum melakukan perjalanan darat maupun aktivitas laut.
  • Meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir dan longsor saat hujan berlangsung sedang hingga lebat, terutama di kawasan perbukitan dan daerah dengan drainase kurang baik.
  • Menunda aktivitas melaut dan wisata bahari ketika terjadi hujan disertai angin kencang atau gelombang meningkat.
  • Menghindari berteduh di bawah pohon dan struktur tidak kokoh saat terjadi petir atau angin kencang.

Untuk kondisi terkini, masyarakat di Labuan Bajo dan kecamatan lain di Manggarai Barat disarankan merujuk langsung pada laman resmi BMKG atau kanal informasi Stasiun Meteorologi Komodo. Prakiraan cuaca harian dan peringatan dini akan memberikan gambaran terbaru mengenai potensi hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah tersebut.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.