Mengapa Sampah Pariwisata Manggarai Barat Mencapai 4.836 Ton?
Data pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mencatat 4.836 ton sampah per tahun. Sektor nonrumah tangga, termasuk hotel, restoran, dan kapal wisata, menyumbang 51,5 persen.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menggelar pelatihan pengelolaan sampah bagi operator kapal wisata dan pengelola hotel di Labuan Bajo pada Selasa-Rabu, 23-24 Juni 2026. Kegiatan ini digelar bersama IN-FLORES untuk mengantisipasi lonjakan sampah dari sektor pariwisata, termasuk hotel, restoran, dan kapal wisata.
Data yang dipaparkan pemerintah daerah mencatat timbulan sampah di Kabupaten Manggarai Barat mencapai 4.836 ton per tahun. Sebanyak 51,5 persen berasal dari sektor nonrumah tangga, seperti hotel, restoran, dan kapal wisata.
Mengapa data sampah ini penting bagi Labuan Bajo
Besarnya kontribusi sektor nonrumah tangga membuat pengelolaan sampah pariwisata berpengaruh langsung terhadap kebersihan Labuan Bajo dan kawasan pesisirnya. Sampah dari kegiatan di darat dan laut perlu ditangani agar tidak menambah beban lingkungan di daerah tujuan wisata.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyebut telah menyediakan tempat pemrosesan akhir, 300 tong sampah jalan, pasukan kebersihan, serta peraturan daerah tentang pengelolaan sampah. Fasilitas dan aturan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi timbulan sampah yang meningkat seiring kegiatan pariwisata.
Pelatihan berlangsung di Ballroom Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo. Pesertanya melibatkan operator kapal wisata, pengelola hotel, dan pihak-pihak terkait. IN-FLORES merupakan proyek konservasi keanekaragaman hayati dan ekowisata berkelanjutan di Pulau Flores.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong pelaku usaha pariwisata memahami pengelolaan sampah dari sumbernya. Fokus tersebut penting karena hotel, restoran, dan kapal wisata menyumbang bagian besar dari sampah nonrumah tangga di Manggarai Barat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga




