Jembatan Wae Pesi Ditutup Lima Jam pada 3 Oktober untuk Reposisi
Jembatan Wae Pesi Baru di Kecamatan Reo ditutup total selama lima jam pada 3 Oktober 2026 untuk reposisi rangka yang bergeser akibat gempa Flores.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jembatan Wae Pesi Baru — Akses transportasi melalui Jembatan Wae Pesi Baru akan ditutup total pada 3 Oktober 2026, pukul 23.00 Wita hingga 05.00 Wita, untuk pekerjaan reposisi jembatan.
Mengapa ini penting: Penutupan lima jam menghentikan sementara akses kendaraan di jalur Reo yang terhubung dengan Pelabuhan Reo dan distribusi bahan bakar minyak.
Menurut RRI, penutupan dilakukan sebagai bagian dari penanganan kerusakan jembatan setelah gempa bumi yang mengguncang Flores pada Agustus 2026. Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan dari kedua arah tidak diperbolehkan melintas.
Penanganan setelah gempa
Pejabat Pembuat Komitmen, Nur Indah, mengatakan reposisi diperlukan karena rangka atas Jembatan Wae Pesi mengalami pergeseran akibat gempa dan rangkaian gempa susulan. Pekerjaan itu ditujukan untuk memastikan struktur jembatan tetap aman, stabil, dan layak digunakan.
SonafNTT-News melaporkan hasil pemeriksaan menunjukkan konstruksi utama jembatan masih baik. Penanganan yang disiapkan berupa reposisi rangka, rehabilitasi konstruksi, dan pekerjaan sementara, bukan pembangunan jembatan baru.
Jembatan Wae Pesi berada di ruas jalan Ruteng–Reo–Kedindi. Jalur ini terhubung dengan Pelabuhan Reo dan digunakan untuk distribusi bahan bakar minyak, menurut laporan Viva.
Akses ditutup lima jam
Penutupan total dijadwalkan selama lima jam. Pengguna jalan yang hendak melewati kawasan tersebut diminta menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal pekerjaan agar tidak terhenti di lokasi.
RRI melaporkan pekerjaan reposisi merupakan tindak lanjut kondisi jembatan yang terdampak gempa berkekuatan 7,7 pada Agustus 2026. Sebelum penutupan, kendaraan masih dapat melintas secara terbatas dan bergantian.
Penanganan Jembatan Wae Pesi ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026, berdasarkan keterangan PPK 3.3 yang dikutip SonafNTT-News.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Labuan Bajo Jadi Pintu Masuk Taman Nasional Komodo
RRI menempatkan Labuan Bajo sebagai gerbang menuju Taman Nasional Komodo sekaligus pusat wisata dan budaya Manggarai. Rute perjalanan dapat berubah, s…
Terbaru di Flores Raya

Berita utama hari ini

Baca juga





