Wabup Manggarai Barat Ajak UMKM Isi Sensus Ekonomi 2026
Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng meminta pelaku usaha dan UMKM menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya dalam Sensus Ekonomi 2026. Data itu menjadi bahan kebijakan ekonomi daerah.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng mengajak pelaku usaha dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan data sesuai kondisi sebenarnya dalam Sensus Ekonomi 2026. Ajakan itu disampaikan pada 30 September 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Statistik Nasional 2026 di Kabupaten Manggarai Barat.
Menurut Yulianus, data statistik yang akurat dan terintegrasi diperlukan untuk merumuskan kebijakan pembangunan daerah. Data yang valid dan mutakhir, dari tingkat desa hingga kabupaten, membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat, menentukan prioritas, dan menyusun kebijakan yang tepat sasaran.
Dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026, pelaku usaha dan UMKM diminta menyampaikan informasi yang benar kepada petugas. Hasil sensus akan memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian Manggarai Barat dan menjadi salah satu bahan penyusunan kebijakan ekonomi.
Mengapa data UMKM penting bagi Labuan Bajo
Bagi pelaku usaha di Labuan Bajo dan wilayah lain di Manggarai Barat, akurasi data menentukan seberapa baik kondisi kegiatan ekonomi daerah terbaca dalam perencanaan pemerintah. Data yang sesuai keadaan lapangan dapat membantu pemerintah melihat kebutuhan dan prioritas ekonomi secara lebih tepat.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga mendorong digitalisasi data agar informasi dapat diakses lebih cepat, transparan, dan mudah digunakan oleh pemangku kepentingan. Koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan pengelolaan data sektoral disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap perencanaan pembangunan daerah.
Peringatan Hari Statistik Nasional 2026 di tingkat Kabupaten Manggarai Barat digelar di Kampus Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan koordinasi pemerintah daerah dengan BPS, sementara ajakan pengisian data ditujukan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang menjadi sasaran Sensus Ekonomi 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Produksi Sambal Ikan Cara Dapur Dite Terhenti Sepanjang September
Pemilik Dapur Dite, Ade Irma, belum memproduksi sambal ikan cara sepanjang September hingga 28 September 2026. Usaha itu bertahan dengan produksi kopi…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga



