Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 3 Oktober 2026

Kasus Penganiayaan di Marina Labuan Bajo Berakhir Damai Adat

Kasus penganiayaan petugas portal parkir Pelabuhan Marina Labuan Bajo diselesaikan lewat adat Manggarai. Pelaku membayar denda dan laporan dicabut di Polres Manggarai Barat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong gedung yang sepi dengan lantai mengilap dan deretan pintu kayu terbuka.
Ilustrasi: Lorong gedung yang sepi dengan lantai mengilap dan deretan pintu kayu terbuka. · Foto: Chris F / Pexels

Labuan Bajo — Kasus penganiayaan terhadap petugas jaga portal parkir di Pelabuhan Marina Labuan Bajo berakhir melalui perdamaian adat Manggarai pada Kamis (1/10/2026) malam. Pelaku bernama Samuel dan korban Engelbertus Abun (26) menyepakati penyelesaian perkara bersama keluarga masing-masing.

Penyelesaian adat berlangsung di rumah keluarga korban di Labuan Bajo. Samuel mengakui kesalahannya dan menerima denda adat berupa satu ekor babi, satu ekor ayam, tuak, serta rokok. Ia juga membayar denda adat Rp 20 juta. Dalam adat Manggarai, bentuk denda tersebut disebut wunis paheng.

Setelah kesepakatan dicapai, keluarga korban dan pelaku mendatangi Polres Manggarai Barat pada Jumat (2/10/2026). Mereka mengajukan permohonan perdamaian, mencabut laporan, dan menandatangani berita acara penyelesaian secara damai serta kekeluargaan.

Perdamaian menutup laporan di Polres Manggarai Barat

Perkara ini bermula dari penganiayaan terhadap Engelbertus di dekat portal parkir pintu masuk Pelabuhan Marina Labuan Bajo. DetikBali melaporkan, Engelbertus disebut dipukul setelah membuka portal ketika sebuah mobil tangki Pertamina keluar dari pelabuhan.

Engelbertus sebelumnya telah membuat laporan ke Polres Manggarai Barat. Laporan itu kemudian dicabut setelah kedua keluarga menyepakati penyelesaian adat. Informasi mengenai perdamaian dan pencabutan laporan disampaikan kuasa hukum korban, Sirilus Ladur.

Lokasi perkara berada di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan Marina menjadi titik aktivitas penting bagi warga, pekerja pelabuhan, dan pengguna jasa yang keluar-masuk kawasan pesisir Labuan Bajo.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hukum & Kriminal

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.