Kabar Labuan Bajo

Kamis, 1 Oktober 2026

Produksi Sambal Ikan Cara Dapur Dite Terhenti Sepanjang September

Pemilik Dapur Dite, Ade Irma, belum memproduksi sambal ikan cara sepanjang September hingga 28 September 2026. Usaha itu bertahan dengan produksi kopi sekitar lima kilogram setiap pekan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Biji kopi sangrai berserakan di atas meja kayu dengan latar belakang buram.
Ilustrasi: Biji kopi sangrai berserakan di atas meja kayu dengan latar belakang buram. · Foto: Lukas Blazek / Pexels

Puncak Waringin — Pemilik UMKM Dapur Dite, Ade Irma, belum memproduksi sambal ikan cara sepanjang September 2026 hingga 28 September di Labuan Bajo. Produksi sambal itu berhenti setelah gempa Flores pada 15 Agustus 2026 menurunkan permintaan oleh-oleh.

Mengapa ini penting: Penurunan permintaan oleh-oleh membuat Dapur Dite menghentikan produksi sambal ikan cara sepanjang September, sementara produksi kopi sekitar lima kilogram per pekan tetap berjalan.

Menurut laporan Tribun Flores, sebelum gempa produksi sambal ikan cara dapat dilakukan hingga tiga kali dalam sepekan karena permintaan dari toko oleh-oleh. Setelah gempa, Irma mengurangi produksi karena permintaan turun.

Dapur Dite tetap memproduksi kopi sebagai produk yang masih menopang kegiatan usaha. Irma mengatakan produksi kopi mencapai sekitar lima kilogram setiap pekan, dengan tiga kali produksi sepanjang September.

Produksi sambal belum berjalan

Irma menyampaikan kondisi itu pada 28 September 2026. Ia mengatakan belum memproduksi sambal ikan cara satu kali pun selama September, sedangkan produksi kopi tetap berlangsung.

Tribun Flores juga melaporkan dampak serupa dirasakan pelaku UMKM lain di Labuan Bajo. Sejumlah pelaku usaha mengurangi kegiatan atau mencari pemasukan melalui berbagai acara setelah pesanan berkurang pascagempa.

Data Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah mencatat Dapur Dite sebagai usaha yang memproduksi sambal ikan ncara berbahan ikan sancara khas perairan Flores dan kopi di Labuan Bajo.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.