Bulog Bajawa dan Dinas Pertanian Ngada Gelar GPM di Mataloko
Perum Bulog Kantor Cabang Bajawa bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada menggelar Gerakan Pangan Murah di Gereja Roh Kudus Mataloko pada Minggu, 13 September 2026 untuk mempermudah akses warga terhadap beras SPHP, minyak goreng, dan gula…
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Perum Bulog Kantor Cabang Bajawa bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada menggelar Gerakan Pangan Murah di Gereja Roh Kudus Mataloko pada Minggu, 13 September 2026, untuk mempermudah akses warga terhadap pangan pokok dengan harga terjangkau menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI).
RRI melaporkan bahwa dalam kegiatan ini Bulog menyediakan tiga komoditas utama, yakni beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, dan gula pasir yang dapat dibeli masyarakat sesuai kebutuhan rumah tangga.
Kegiatan di tingkat komunitas tersebut dirancang agar warga di Mataloko dan sekitarnya dapat memperoleh bahan pangan pokok tanpa harus menempuh jarak distribusi yang lebih jauh.
Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di lingkungan gereja, penyelenggara memanfaatkan ruang publik yang dekat dengan pemukiman warga sehingga partisipasi masyarakat lebih mudah.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah
Menurut RRI, Gerakan Pangan Murah di Gereja Roh Kudus Mataloko berlangsung pada Minggu, 13 September 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bulog Bajawa dan Dinas Pertanian Kabupaten Ngada untuk menghadirkan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dalam pemberitaan lain, Dinas Pertanian Kabupaten Ngada sebelumnya juga mencatat bahwa kerja sama dengan Bulog dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah diarahkan untuk mendistribusikan beras SPHP agar mampu menjaga daya beli masyarakat dan menahan lonjakan inflasi di daerah.
Data kegiatan
- Lokasi: Gereja Roh Kudus Mataloko, Kabupaten Ngada.
- Waktu: Minggu, 13 September 2026.
- Pelaksana: Perum Bulog Kantor Cabang Bajawa dan Dinas Pertanian Kabupaten Ngada.
- Komoditas: beras SPHP, minyak goreng, dan gula pasir.
Upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan
Beras SPHP yang disalurkan dalam Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan yang dijalankan Bulog bersama pemerintah daerah.
Dalam informasi resmi Dinas Pertanian Kabupaten Ngada terkait kegiatan Gerakan Pangan Murah sebelumnya, dinas tersebut menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP melalui GPM diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dan menahan lonjakan inflasi di wilayah Ngada.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Ngada dan Bulog Bajawa juga telah diformalkan melalui nota kesepahaman tentang pengadaan dan penyimpanan cadangan beras pemerintah daerah, yang bertujuan menjamin ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat penyaluran bantuan sosial.
Dalam kesempatan lain, Pimpinan Cabang Bulog Bajawa Daeny Nicxan Obije menyatakan bahwa Bulog mengelola stok beras di gudang-gudang Bajawa dan Nagekeo dan melakukan langkah stabilisasi harga beras melalui penyaluran bantuan pangan serta operasi pasar bersama perangkat daerah.
Rangkaian program tersebut, termasuk Gerakan Pangan Murah di Mataloko, menunjukkan konsistensi Bulog Bajawa dan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam memperluas jangkauan layanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat ketika harga pangan bergejolak.
Sumber
Berita berikutnya

Farmer’s Share Sapi Bali Manggarai Barat Tercatat 63,55 Persen
Penelitian Jurnal Penelitian Inovatif mencatat farmer’s share sapi Bali di Manggarai Barat sebesar 63,55 persen, dengan biaya dan keuntungan tertinggi…
Baca juga


