Polres Ngada Edukasi Gempa dan Layani Kesehatan Warga Be’a Pawe
Bhabinkamtibmas dan personel Dokkes Polres Ngada menggelar edukasi kebencanaan gempa dan layanan kesehatan dasar bagi siswa dan warga Desa Be’a Pawe, Kecamatan Golewa Barat, Ngada, pada Jumat, 18 September 2026, sebagai bagian dukungan…
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Bhabinkamtibmas Desa Be’a Pawe bersama personel Dokkes Polres Ngada menggelar edukasi kebencanaan dan pelayanan kesehatan bagi warga Desa Be’a Pawe, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, pada Jumat, 18 September 2026 sebagai bagian dari dukungan pascagempa bumi di wilayah tersebut, menurut laporan RRI dan kepolisian setempat.
Bhabinkamtibmas Desa Be’a Pawe, Bripda Theofilus Kua, memberikan penyuluhan kepada siswa SD Inpres Welu mengenai langkah yang perlu dilakukan saat terjadi gempa bumi. Penyuluhan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak dan dilanjutkan dengan pembagian biskuit kepada peserta sebagai bentuk dukungan psikososial.
Edukasi kebencanaan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kepolisian di Ngada untuk mendampingi masyarakat dalam masa transisi penanganan gempa Flores menuju pemulihan, sebagaimana disampaikan Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa dalam keterangan terpisah.
Pemeriksaan kesehatan warga
Pelayanan kesehatan di Desa Be’a Pawe dilaksanakan oleh personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Ngada. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah serta pemberian vitamin dan obat-obatan berdasarkan hasil pemeriksaan dan indikasi medis masing-masing warga.
Layanan kesehatan tersebut dipimpin oleh PS Kasi Dokkes Polres Ngada, Aipda Heribertus A.B. Tena. Menurut keterangan yang disampaikan melalui Aipda Heribertus, kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu warga menjaga kondisi kesehatan di tengah situasi pascabencana sekaligus mendukung pemulihan mereka.
Rangkaian kegiatan di Be’a Pawe melibatkan jajaran kewilayahan, personel Dokkes Polres Ngada, serta masyarakat dan siswa di lingkungan desa. Polres Ngada sebelumnya juga melaksanakan pelayanan kesehatan dan pendampingan bagi warga terdampak gempa di wilayah lain di Kabupaten Ngada, termasuk Riung.
Konteks pascabencana gempa
Gempa bumi di wilayah Flores dan Kabupaten Ngada beberapa waktu terakhir menyebabkan kerusakan rumah warga dan mendorong sebagian masyarakat tinggal di tenda pengungsian. Menurut Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, jajaran kepolisian menurunkan tenaga kesehatan untuk pelayanan kesehatan dan trauma healing serta menjaga keamanan dan ketertiban selama masa transisi pemulihan.
Kegiatan edukasi kebencanaan dan layanan kesehatan di Desa Be’a Pawe menjadi salah satu upaya kepolisian untuk memastikan warga memahami langkah keselamatan saat gempa sekaligus tetap mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar. Melalui pola pendampingan ini, kepolisian berharap warga terdampak gempa dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan sehat.
Data kegiatan: Lokasi: Desa Be’a Pawe, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Waktu pelaksanaan: Jumat, 18 September 2026. Bentuk layanan: edukasi kebencanaan gempa untuk siswa SD Inpres Welu; pemeriksaan tekanan darah, pemberian vitamin dan obat-obatan sesuai indikasi medis bagi warga, dipimpin PS Kasi Dokkes Polres Ngada Aipda Heribertus A.B. Tena.
Sumber
- RRI Ende - Polres Ngada Edukasi Kebencanaan dan Layani Kesehatan Warga di Be'a Pawe
- Tribrata News Polres Ngada - Menembus Medan Terjal, Polri Polres Ngada Salurkan Bantuan dan Hadirkan Harapan bagi Warga
- Tribun Kupang - Polres Ngada Terus Dampingi Masyarakat di Saat Transisi Penanganan Gempa Flores Menuju Pemulihan
Berita berikutnya
Tzu Chi dan IKATAMA Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Reok
Warga terdampak gempa di Kecamatan Reok dan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan kebutuhan pokok pada Ka…
Baca juga


