Kabar Labuan Bajo

Rabu, 21 Oktober 2026

Pj Sekda Manggarai Barat Ajak ASN Kurangi Sampah dari Rumah

Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai Barat Pius Baut meminta ASN mengurangi sampah dari rumah tangga, mengurangi kantong plastik, dan membiasakan membuang sampah pada tempatnya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kantong serut kain ramah lingkungan berwarna krem di atas permukaan marmer.
Ilustrasi: Kantong serut kain ramah lingkungan berwarna krem di atas permukaan marmer. · Foto: ready made / Pexels

Labuan Bajo — Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, mengajak seluruh aparatur sipil negara mengurangi sampah dari rumah tangga dalam apel kekuatan di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat pada 19 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Ajakan ini mendorong ASN di Manggarai Barat mengurangi penggunaan kantong plastik dan sampah rumah tangga melalui perubahan kebiasaan sehari-hari.

Pius meminta ASN mengurangi penggunaan kantong plastik dan membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Menurut laporan Info Mabar, ia menekankan penanganan sampah secara bersama-sama, dari hulu hingga hilir.

“Kita tidak bisa turun membersihkan sampah terus-menerus, ke jalan,” kata Pius dalam amanatnya, seperti dikutip Info Mabar. Ia mengajak ASN menekan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga, serta memulai perubahan melalui gaya hidup sehari-hari.

Pius juga mendorong kebiasaan berbelanja tanpa kantong plastik. Ia mencontohkan, penggunaan lima kantong plastik dalam sehari dapat menambah timbunan sampah apabila berlangsung terus-menerus.

Ajakan itu disampaikan dalam apel yang diikuti ASN Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Pemerintah daerah berharap perubahan kebiasaan tersebut mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Respons terhadap persoalan sampah

Ajakan tersebut muncul ketika persoalan sampah menjadi perhatian di Labuan Bajo. Oke Flores melaporkan adanya tumpukan sampah rumah tangga dan plastik di sejumlah ruas jalan kota, termasuk Jalan Wae Nahi, kawasan Lancang, serta jalur Mata Air.

Dalam laporan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat Vinsen Gande menyebut rendahnya partisipasi masyarakat sebagai salah satu kendala penanganan sampah. Pemerintah daerah sebelumnya memasang papan larangan, melakukan patroli, dan menggelar edukasi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.