Kabar Labuan Bajo

Senin, 19 Oktober 2026

Gempa M 5,3 Guncang Manggarai Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,3 mengguncang Manggarai Barat pada 18 Oktober 2026. BMKG menyebut pusatnya berada di laut sekitar 60 kilometer timur laut Labuan Bajo dan tidak berpotensi tsunami.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto jarak dekat tekstur permukaan air laut berwarna biru dengan riak gelombang.
Ilustrasi: Foto jarak dekat tekstur permukaan air laut berwarna biru dengan riak gelombang. · Foto: Francesco Ungaro / Pexels

Labuan Bajo — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,3 mengguncang wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 16.00.08 WITA. Pusat gempa berada di laut, sekitar 60 kilometer timur laut Labuan Bajo, dengan kedalaman 10 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Guncangan juga tercatat dirasakan di sejumlah wilayah sekitar, termasuk Manggarai, Bima, Kota Bima, dan Nagekeo.

Gempa terasa hingga kawasan sekitar Labuan Bajo

Data BMKG yang dikutip dalam laporan menyebut episenter berada pada koordinat 8,09 derajat Lintang Selatan dan 120,26 derajat Bujur Timur. Di Manggarai Barat, guncangan tercatat pada skala III MMI. Intensitas lebih kuat dilaporkan di Kabupaten Manggarai, mencapai skala IV–V MMI.

BMKG menjelaskan gempa ini merupakan gempa dangkal yang berkaitan dengan aktivitas Flores Back-arc Thrust. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar naik. Guncangan juga terasa di Kabupaten Bima dan Kota Bima pada skala II–III MMI serta di Kabupaten Nagekeo pada skala I–II MMI.

Masyarakat di Flores dan Labuan Bajo diimbau tetap tenang, tetapi waspada terhadap aktivitas gempa bumi susulan. Informasi mengenai magnitudo, lokasi pusat gempa, kedalaman, intensitas guncangan, dan potensi tsunami disampaikan dalam laporan yang memuat data BMKG. Gempa tersebut tetap menjadi perhatian warga di wilayah yang merasakan getaran, terutama Manggarai Barat dan kawasan sekitar Labuan Bajo. Penyebutan wilayah Manggarai, Bima, Kota Bima, dan Nagekeo mencerminkan cakupan daerah yang melaporkan atau merasakan guncangan dalam informasi tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.