Gempa M 5,3 Guncang Manggarai Barat, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M 5,3 mengguncang Manggarai Barat pada 18 Oktober 2026. BMKG menyebut pusatnya berada di laut sekitar 60 kilometer timur laut Labuan Bajo dan tidak berpotensi tsunami.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,3 mengguncang wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 16.00.08 WITA. Pusat gempa berada di laut, sekitar 60 kilometer timur laut Labuan Bajo, dengan kedalaman 10 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Guncangan juga tercatat dirasakan di sejumlah wilayah sekitar, termasuk Manggarai, Bima, Kota Bima, dan Nagekeo.
Gempa terasa hingga kawasan sekitar Labuan Bajo
Data BMKG yang dikutip dalam laporan menyebut episenter berada pada koordinat 8,09 derajat Lintang Selatan dan 120,26 derajat Bujur Timur. Di Manggarai Barat, guncangan tercatat pada skala III MMI. Intensitas lebih kuat dilaporkan di Kabupaten Manggarai, mencapai skala IV–V MMI.
BMKG menjelaskan gempa ini merupakan gempa dangkal yang berkaitan dengan aktivitas Flores Back-arc Thrust. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar naik. Guncangan juga terasa di Kabupaten Bima dan Kota Bima pada skala II–III MMI serta di Kabupaten Nagekeo pada skala I–II MMI.
Masyarakat di Flores dan Labuan Bajo diimbau tetap tenang, tetapi waspada terhadap aktivitas gempa bumi susulan. Informasi mengenai magnitudo, lokasi pusat gempa, kedalaman, intensitas guncangan, dan potensi tsunami disampaikan dalam laporan yang memuat data BMKG. Gempa tersebut tetap menjadi perhatian warga di wilayah yang merasakan getaran, terutama Manggarai Barat dan kawasan sekitar Labuan Bajo. Penyebutan wilayah Manggarai, Bima, Kota Bima, dan Nagekeo mencerminkan cakupan daerah yang melaporkan atau merasakan guncangan dalam informasi tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga




