Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Omzet Souvenir Mikukut Labuan Bajo Turun Setelah Gempa Flores

Toko Souvenir Mikukut di Labuan Bajo melaporkan penurunan omzet setelah gempa Flores 15 Agustus 2026 dan kekhawatiran wisatawan terhadap informasi erupsi gunung berapi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Omzet Toko Souvenir Mikukut di Labuan Bajo menurun setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 dan ramai diberitakan bersama aktivitas erupsi gunung berapi di Indonesia. Pada musim ramai, pendapatan toko biasanya bisa mencapai sekitar Rp5 juta atau lebih per hari, tetapi kini berada di bawah angka tersebut, menurut laporan POS-KUPANG.COM pada Selasa, 15 September 2026.

Maria Carolina Ida, karyawan Toko Souvenir Mikukut, mengatakan penurunan pendapatan berkaitan dengan berkurangnya wisatawan yang datang dan berbelanja langsung di toko. Menurut dia, sebagian wisatawan yang sebelumnya berada di Labuan Bajo memilih kembali ke negara asalnya karena khawatir terhadap informasi mengenai gempa dan aktivitas erupsi gunung.

“Kalau dilihat dari tahun lalu, saat musim ramai pendapatan bisa sampai Rp5 juta ke atas. Tapi sekarang karena ada dampak bencana gunung erupsi dan gempa, pendapatan mulai menurun. Tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Maria Carolina Ida, Selasa, 15 September 2026, seperti dikutip dari POS-KUPANG.COM.

Maria menuturkan, pasca gempa, tamu yang datang ke toko berkurang. Informasi mengenai gempa dan gunung yang mengalami erupsi membuat sebagian wisatawan merasa takut atau panik sehingga memilih tidak beraktivitas di kawasan wisata.

Data yang disebutkan dalam laporan tersebut meliputi:

  • Omzet musim ramai sebelum penurunan: sekitar Rp5 juta atau lebih per hari.
  • Kondisi terbaru: omzet berada di bawah sekitar Rp5 juta per hari.
  • Peristiwa yang disebut berdampak pada kunjungan: gempa 15 Agustus 2026 dan informasi mengenai erupsi gunung berapi.

Produk dan lokasi usaha

Mikukut menjual sejumlah cendera mata, antara lain gelang, kalung, tas rajut, pakaian pantai, dan berbagai aksesori, yang menyasar wisatawan domestik dan mancanegara. Laporan POS-KUPANG.COM tidak merinci produk mana yang mengalami penurunan penjualan paling besar.

Toko tersebut sebelumnya berada di kawasan Kampung Tengah. Sejak Agustus 2026, Mikukut berpindah ke lokasi baru di sekitar Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dan mulai beroperasi di lokasi itu pada bulan yang sama.

Toko beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WITA. Penjualan masih mengandalkan pembelian langsung dari wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Maria mengatakan dampak penurunan omzet juga dirasakan karyawan. Menurut dia, ketika omzet menurun, pemasukan karyawan tidak dapat disamakan dengan kondisi sebelumnya saat pendapatan toko masih lebih besar.

Dampak gempa terhadap pariwisata

Sementara itu, sejumlah laporan resmi pemerintah dan otoritas pariwisata menyebut aktivitas wisata di Labuan Bajo secara umum tetap berjalan normal pascagempa.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) melaporkan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, termasuk di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, berjalan normal, lancar, dan kondusif sejak 16 Agustus 2026. Kementerian Pariwisata bersama BPOLBF memastikan destinasi dan fasilitas utama tetap beroperasi, dengan beberapa titik wisata yang sempat ditutup sementara sebagai langkah kehati-hatian.

Laporan lain menyebut ratusan kapal wisata kembali beroperasi membawa ribuan wisatawan menuju berbagai destinasi di kawasan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo. Pemerintah daerah dan BPOLBF menegaskan Labuan Bajo tetap aman dikunjungi, meski imbauan kewaspadaan terhadap gempa susulan tetap disampaikan kepada wisatawan dan pelaku pariwisata.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa dampak gempa terhadap pariwisata Labuan Bajo bersifat tidak merata. Di satu sisi, data resmi mencatat aktivitas destinasi dan kunjungan wisatawan kembali normal. Di sisi lain, pelaku usaha kecil seperti Toko Souvenir Mikukut melaporkan penurunan omzet akibat perubahan perilaku wisatawan pascabencana.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.