Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Pelindo Pulihkan Listrik Pelabuhan Labuan Bajo Pascagempa dalam Hitungan Jam

Pelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende Ippi sempat mengalami blackout pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur pada pertengahan Agustus 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pulau Padar adalah salah satu pulau yang termasuk wilayah konservasi Taman Nasional Komodo.
Foto arsip: Pulau Padar adalah salah satu pulau yang termasuk wilayah konservasi Taman Nasional Komodo. · Foto: Wigena / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Labuan BajoPelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende Ippi di Pulau Flores kembali melayani kapal penumpang dan kapal barang setelah sempat mengalami gangguan pasokan listrik atau blackout pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada pertengahan Agustus 2026. Menurut PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, pemulihan kelistrikan di kedua pelabuhan berlangsung dalam hitungan jam setelah pemeriksaan teknis memastikan instalasi berada dalam kondisi aman.

Ruang.co.id memberitakan bahwa blackout terjadi sesaat setelah gempa mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kondisi tersebut sempat menghentikan sementara aktivitas operasional yang bergantung pada pasokan listrik, termasuk penerangan dermaga, sistem informasi pelabuhan, dan sebagian peralatan bongkar muat.

Executive Director 3 Pelindo Wahyu Widodo menjelaskan tim teknis perusahaan langsung bergerak begitu menerima laporan gangguan pasokan listrik di Pelabuhan Labuan Bajo dan Ende Ippi. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi kelistrikan dan dipastikan tidak terdapat kerusakan yang membahayakan, pasokan listrik dinormalkan kembali sehingga layanan pelabuhan tidak terhenti terlalu lama.

Pelindo menyebut setelah listrik pulih, kedua pelabuhan kembali melayani kapal penumpang dan kapal barang serta aktivitas bongkar muat secara penuh. Ruang.co.id melaporkan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Labuan Bajo dan Ende Ippi berjalan seperti biasa tanpa antrean berarti setelah layanan kembali dibuka.

Blackout pascagempa NTT dan pemulihan kelistrikan

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menyebabkan gangguan pada sejumlah fasilitas kelistrikan di Flores. Pelindo mencatat dua pelabuhan yang dioperasikan perseroan, yakni Pelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende Ippi, mengalami pemadaman listrik sesaat setelah gempa.

Di sisi lain, PT PLN (Persero) melaporkan pemulihan sistem kelistrikan Flores yang terdampak gempa bumi tersebut. Menurut pernyataan PLN, seluruh pelanggan di Flores yang sempat mengalami gangguan pasokan listrik kembali menikmati listrik pada Selasa, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 17.40 WITA. Pemulihan ini mencakup kawasan destinasi pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya.

Sejumlah media nasional juga mencatat bahwa aktivitas pelayaran di Labuan Bajo kembali dibuka setelah peringatan dini tsunami pascagempa lain bermagnitudo 6,2 berakhir pada 15 Agustus 2026. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo menyatakan kegiatan pelayaran diizinkan kembali dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.

Operasional pelabuhan dan arus logistik

Pemulihan cepat pasokan listrik di Pelabuhan Labuan Bajo dan Ende Ippi penting bagi kelancaran arus logistik dan mobilitas penumpang di Flores bagian barat. Menurut Pelindo, setelah suplai listrik kembali normal, kedua pelabuhan telah dapat melayani kapal penumpang maupun kapal barang serta aktivitas bongkar muat.

Labuan Bajo menjadi salah satu pintu masuk utama kawasan pariwisata di Manggarai Barat. Media yang memantau dampak gempa M7,7 di NTT melaporkan bahwa aktivitas pariwisata di Labuan Bajo dan akses transportasi, termasuk pelabuhan marina, berangsur normal dengan tetap mengutamakan keselamatan wisatawan.

Selain aspek operasional, Pelindo menyatakan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas pelabuhan yang sempat terdampak gempa. Laporan lain menyebut dua pelabuhan di Flores, yaitu Labuan Bajo dan Ende/Ippi, mengalami kerusakan ringan akibat gempa sehingga perusahaan melakukan langkah percepatan pemulihan agar layanan dapat kembali berjalan normal.

Pelindo belum merinci secara terbuka durasi tepat penghentian operasional di masing-masing pelabuhan maupun besaran gangguan terhadap jadwal kapal dan distribusi barang. Namun, pernyataan perusahaan dan laporan media menunjukkan bahwa blackout di Labuan Bajo dan Ende Ippi ditangani dalam waktu relatif singkat dan layanan pelabuhan telah kembali normal pada pekan yang sama dengan kejadian gempa.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.