Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Gempa Rusak Jalan dan 14 Jembatan, Akses Nasional NTT Pulih

Kementerian Pekerjaan Umum mencatat belasan ruas jalan serta 14 jembatan dan duiker terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: This marimba was made in Flores entirely of native wood.
Foto arsip: This marimba was made in Flores entirely of native wood. · Foto: Jerome O. Kilmartin / Wikimedia Commons, Public domain

Labuan Bajo — Gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur berdampak pada puluhan titik infrastruktur jalan dan jembatan. Kementerian Pekerjaan Umum mencatat belasan ruas jalan dan 14 jembatan serta duiker terdampak, namun seluruh akses nasional telah kembali fungsional dengan penanganan darurat.

Dalam laporan RRI pada 16 September 2026, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyebut pendataan sementara Kementerian PU menunjukkan 20 ruas jalan dan 14 jembatan terdampak gempa di NTT. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Rakernas Ikatan Arsitek Indonesia di Manggarai Barat.

Ruas jalan nasional kembali berfungsi

Sejumlah laporan sebelumnya menunjukkan penanganan darurat dilakukan pada infrastruktur jalan nasional yang terdampak. Data Kementerian PU hingga 30 Agustus 2026 mencatat 17 ruas jalan nasional mengalami 88 titik longsor dan tiga patahan, serta 14 jembatan dan tiga duiker terdampak gempa. Menurut Kementerian PU, seluruh ruas dan jembatan nasional tersebut telah difungsikan kembali untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Mediaindonesia.com merangkum data operasional Kementerian PU yang menyebut kerusakan di bidang Bina Marga melanda 17 ruas jalan nasional dengan 88 titik longsor dan tiga titik patahan, serta 14 jembatan dan tiga gorong-gorong terdampak. Dalam kurang dari dua pekan setelah gempa, akses jalan dan jembatan nasional yang sempat terputus kembali difungsikan 100 persen.

Dengan penanganan tersebut, arus kendaraan, distribusi logistik, dan jalur evakuasi di jaringan jalan nasional di NTT dilaporkan kembali berjalan. Pemeriksaan lapangan dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT untuk memastikan kondisi struktur ruas dan jembatan sebelum penanganan lanjutan.

Pemeriksaan berlanjut untuk infrastruktur daerah

Selain jaringan jalan nasional, Kementerian PU melalui BPJN NTT dan unit teknis lain melakukan pendataan pada ruas jalan provinsi dan kabupaten serta sejumlah jembatan dan duiker yang terdampak. Laporan CNN Indonesia menyebut terdapat 94 titik jalan dan jembatan rusak, terdiri dari 75 titik longsoran, tiga titik amblas, dan 16 jembatan serta duiker yang diperiksa secara bertahap.

Pemeriksaan mencakup kondisi badan jalan, titik longsoran, kerusakan patahan, serta elemen struktur jembatan seperti expansion joint, elastomer, abutment, dan dinding penahan tanah. Penanganan sementara dilakukan untuk mengamankan struktur dan area sekitar, sementara rehabilitasi permanen disiapkan agar jembatan dan ruas jalan dapat kembali berfungsi sesuai perencanaan.

Data lain per 20 Agustus 2026 menunjukkan gempa Flores berdampak pada 11 ruas jalan nasional dengan 64 titik longsoran, tujuh patahan badan jalan, serta 14 unit jembatan dan duiker. Rehabilitasi dua jembatan utama, Jembatan Wae Pesi di Kabupaten Manggarai dan Jembatan Wae Dampek di Kabupaten Manggarai Timur, dipercepat agar fungsi jalur strategis di Flores segera pulih.

Ruas di Flores berangsur fungsional

Laporan lain mencatat hingga awal September, sejumlah ruas jalan di Pulau Flores kembali berstatus fungsional. Akurat.co menyebut 19 ruas jalan nasional dan daerah di Flores telah fungsional dalam laporan penanganan pascabencana per 5 September 2026. Data Direktorat Jenderal Bina Marga menunjukkan 15 ruas jalan nasional di berbagai koridor Flores, satu ruas jalan provinsi, dan beberapa ruas jalan kabupaten di Pulau Palue kembali dapat dilintasi.

Pemerintah menyiapkan dukungan kebutuhan dasar di wilayah terdampak, termasuk akses logistik dan transportasi bantuan melalui ruas-ruas yang telah difungsikan. Pendataan kerusakan masih diperbarui seiring pemeriksaan infrastruktur daerah dan rencana rehabilitasi permanen di Flores dan wilayah lain NTT yang terdampak gempa.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.