Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Bhabinkamtibmas Jerebuu Mediasi Dugaan Bullying di SMP Yos Sudarso

Bhabinkamtibmas Desa Naruwolo memfasilitasi penyelesaian dugaan perundungan terhadap seorang siswi di SMP Swasta Katolik Yos Sudarso Jerebuu, Kabupaten Ngada, melalui pertemuan dan pembinaan pelajar pada Jumat, 18 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Bhabinkamtibmas Desa Naruwolo, Polsek Aimere, PosPol Jerebuu, AIPTU Vinsensius Wea, memfasilitasi penyelesaian dugaan perundungan terhadap seorang siswi di SMP Swasta Katolik Yos Sudarso Jerebuu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, pada Jumat, 18 September 2026.

Menurut laporan lembaga penyiaran publik, dugaan perundungan itu dialami secara berulang oleh korban dan diduga dilakukan sejumlah siswa laki-laki di sekolah tersebut.

Informasi awal mengenai persoalan ini disampaikan Kepala SMP Swasta Katolik Yos Sudarso Jerebuu kepada AIPTU Vinsensius Wea.

Setelah menerima laporan, Bhabinkamtibmas mempertemukan korban dengan para siswa yang diduga terlibat untuk membahas persoalan melalui pendekatan dialogis dan pembinaan.

Pertemuan dilakukan dengan pendekatan yang disebut humanis, sekaligus memberikan pemahaman mengenai dampak perundungan terhadap korban dan suasana belajar di sekolah.

Dalam proses itu, para siswa yang terlibat mendapat teguran dan arahan agar tidak mengulangi perbuatannya, menghormati sesama pelajar, dan menjaga hubungan baik di lingkungan pendidikan.

Penyelesaian di Tingkat Sekolah

Berdasarkan keterangan yang sama, para siswa yang diduga melakukan perundungan mengakui perbuatannya dan menyatakan kesanggupan untuk tidak mengulanginya.

Korban dan para siswa kemudian saling memaafkan, sehingga persoalan dinyatakan selesai secara baik di tingkat sekolah.

Peristiwa ini menunjukkan pola penanganan melalui problem solving di lingkungan pendidikan, dengan penekanan pada pembinaan terhadap pelajar yang terlibat.

Dalam konteks perlindungan anak, pendekatan semacam itu biasanya disertai imbauan agar pihak sekolah dan keluarga memastikan keselamatan korban serta keberlanjutan proses belajar setelah pertemuan.

Sejumlah kegiatan pembinaan Polres Ngada di sekolah sebelumnya juga menempatkan pencegahan perundungan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tertib.

Peran Polres Ngada dalam Pencegahan Perundungan

Kapolda Nusa Tenggara Timur melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan bahwa kehadiran polisi di lingkungan sekolah bukan hanya soal keamanan, tetapi juga pembinaan karakter dan disiplin pelajar.

Dalam kegiatan pembinaan di sekolah lain di Kabupaten Ngada, Kapolres Ngada menyampaikan bahwa polisi berupaya mendampingi guru dan siswa, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sikap saling menghargai, dan mengajak pelajar menjauhi tindakan seperti perundungan dan kekerasan antarpelajar.

Kepolisian daerah ini menekankan bahwa sekolah perlu menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak, sehingga tindakan yang merugikan pelajar lain, termasuk perundungan, perlu dicegah melalui edukasi dan pengawasan.

Melalui pola pembinaan dan kehadiran di sekolah, Polres Ngada menyatakan berharap hubungan antara polisi, pihak sekolah, guru, dan pelajar semakin erat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang tertib dan bebas dari perundungan.

Perlindungan Identitas Anak

Dalam perkara yang melibatkan anak, identitas pelajar yang menjadi korban maupun yang diduga terlibat biasanya dirahasiakan untuk melindungi mereka dari dampak lanjutan di lingkungan sosial.

Praktik ini sejalan dengan prinsip umum perlindungan anak dalam pemberitaan dan penanganan kasus di sekolah, yang menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai pertimbangan utama.

Penggunaan istilah “dugaan perundungan” dalam laporan mengenai peristiwa di SMP Swasta Katolik Yos Sudarso Jerebuu mencerminkan bahwa fakta-fakta rinci mengenai bentuk perbuatan dan konsekuensinya masih berada dalam ranah penanganan internal sekolah dan aparat setempat.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.