Kabar Labuan Bajo

Jumat, 23 Oktober 2026

Berapa Perkara Pidana yang Tercatat di PN Labuan Bajo?

Jumlah perkara pidana umum di PN Labuan Bajo berubah tiap tahun. Data resmi Mahkamah Agung membantu membaca perkara yang masuk pengadilan, tetapi tidak bisa langsung dianggap sebagai angka seluruh kriminalitas Manggarai Barat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah mesin tik antik dan tumpukan map berkas cokelat di atas meja kayu.
Ilustrasi: Sebuah mesin tik antik dan tumpukan map berkas cokelat di atas meja kayu. · Foto: MART PRODUCTION / Pexels

Data perkara pidana di Pengadilan Negeri Labuan Bajo menunjukkan bahwa jumlah perkara yang tercatat berubah tiap tahun. Direktori resmi Mahkamah Agung mencatat 34 perkara pidana umum pada 2025, 26 pada 2024, 41 pada 2023, 38 pada 2022, dan 41 pada 2021; angka ini adalah perkara yang masuk direktori pengadilan, bukan seluruh kejadian kriminal di Manggarai Barat.

Apa yang dihitung dalam data PN Labuan Bajo?

Angka tersebut berasal dari kategori “Pidana Umum” dalam Direktori Putusan Mahkamah Agung untuk PN Labuan Bajo. Halaman yang diperbarui pada 18 Oktober 2025 juga menampilkan 589 entri pidana umum secara keseluruhan, tetapi jumlah itu mencakup kumpulan perkara dalam direktori dan tidak sama dengan jumlah perkara pada satu tahun tertentu.

Berapa perkara pidana umum dalam lima tahun terakhir?

Menurut Direktori Putusan Mahkamah Agung, PN Labuan Bajo mencatat 34 perkara pada 2025, 26 perkara pada 2024, 41 perkara pada 2023, 38 perkara pada 2022, dan 41 perkara pada 2021. Tahun 2025 dalam halaman tersebut belum tentu menggambarkan satu tahun kalender penuh karena halaman diperbarui pada 18 Oktober 2025.

Apakah angka ini sama dengan angka kriminalitas Manggarai Barat?

Tidak. Data pengadilan hanya mencatat perkara yang telah masuk direktori PN Labuan Bajo, sedangkan kriminalitas dapat mencakup laporan atau penyelidikan yang belum menjadi perkara di pengadilan. BPS menerbitkan Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 pada 28 Februari 2025, tetapi halaman publikasi yang ditemukan tidak merinci angka pidana dalam cuplikan informasinya.

Bagaimana membaca perubahan angkanya?

Perbandingan antartahun perlu dibaca sebagai perubahan jumlah perkara yang tercatat di pengadilan, bukan sebagai ukuran tunggal naik-turunnya keamanan. Untuk menyimpulkan tren kriminalitas, data pengadilan perlu dibedakan dari data kepolisian, kejaksaan, dan statistik penduduk.

Apa arti data ini bagi proses hukum?

Setiap perkara dalam direktori merupakan bagian dari proses peradilan yang dapat ditelusuri melalui nomor perkara dan putusan. Salah satu entri 2025 yang ditampilkan Mahkamah Agung adalah perkara banding Nomor 128/PID/2025/PT KPG, yang menguatkan putusan PN Labuan Bajo Nomor 13/Pid.B/2025/PN Lbj dan mencatat terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hukum & Kriminal

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.