Apa Saja Proyek Strategis Daerah Manggarai Barat pada 2026?
Lima bidang menjadi sasaran proyek strategis daerah Manggarai Barat pada 2026. Bappeda mencatat pagu Rp26.125.219.300 dan lima perangkat daerah sebagai pelaksana.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Perencanaan pembangunan Manggarai Barat pada 2026 mencakup lima bidang proyek strategis daerah: jalan, kesehatan, sanitasi, pendidikan, serta dukungan untuk program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah kabupaten menganggarkan pagu sementara Rp26.125.219.300 untuk proyek itu, yang dikerjakan lima perangkat daerah, menurut Bappeda Manggarai Barat pada 30 Januari 2026.
Apa saja proyek strategis daerah Manggarai Barat pada 2026?
Bappeda Manggarai Barat menyebut proyek strategis daerah 2026 mencakup infrastruktur jalan, kesehatan, sanitasi, pendidikan, dan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis. Pagu yang dicantumkan untuk keseluruhan proyek tersebut adalah Rp26.125.219.300, menurut Bappeda Manggarai Barat, 2026.
Contoh kegiatan yang disebut Bappeda meliputi pembangunan dan pemeliharaan jalan, pengadaan vaksin HPV, pembangunan sanitasi berbasis masyarakat, bantuan rumah tidak layak huni, serta pengadaan buku literasi untuk jenjang SD dan SMP.
Siapa yang melaksanakan dan bagaimana anggarannya disusun?
Pelaksanaan proyek strategis daerah itu melibatkan lima perangkat daerah pengampu. Bappeda menyatakan rincian dukungan tersebut masih dapat diperbarui oleh perangkat daerah terkait sebelum dilaporkan kepada pemerintah pusat.
Untuk dukungan APBD 2025 terhadap program strategis nasional, pemerintah kabupaten mencatat 53 program, 71 kegiatan, dan 164 subkegiatan. Angka itu berbeda dari proyek strategis daerah 2026 karena mengacu pada kelompok program dan tahun anggaran yang berbeda.
Apa hubungan proyek itu dengan prioritas pembangunan?
Bappeda mengaitkan dukungan APBD dengan penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Proyek 2026 yang disebutkan juga menempatkan layanan dasar—kesehatan, sanitasi, pendidikan, dan akses jalan—sebagai sasaran belanja.
Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025–2029 yang diterbitkan Bappeda mencatat persentase keluarga yang melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat sebesar 51,33 persen. Dokumen yang sama mencatat angka partisipasi sekolah anak usia 7–15 tahun sebesar 97,48 persen pada 2023 dan 97,77 persen pada 2024.
Apa yang perlu dibaca dari angka pagu tersebut?
Rp26.125.219.300 adalah pagu anggaran proyek strategis daerah yang dibahas Bappeda, bukan laporan realisasi belanja. Karena itu, angka tersebut menunjukkan alokasi yang direncanakan, sedangkan capaian fisik dan keuangan perlu dilihat dari laporan pelaksanaan atau pertanggungjawaban anggaran.
Konteks statistik daerah tersedia dalam publikasi Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 dari BPS. Publikasi itu menjadi rujukan statistik kabupaten, sementara Bappeda menjadi sumber untuk rincian proyek dan dukungan anggaran yang dijelaskan di atas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Mengapa APBD Manggarai Barat 2025 Bergantung pada Dana Transfer?
APBD Manggarai Barat 2025 memperlihatkan jarak antara PAD dan dana transfer. Angka rancangan serta realisasi membantu menjelaskan seberapa besar ruang…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga




