Kabar Labuan Bajo

Kamis, 5 November 2026

Apa Saja Proyek Strategis Daerah Manggarai Barat pada 2026?

Lima bidang menjadi sasaran proyek strategis daerah Manggarai Barat pada 2026. Bappeda mencatat pagu Rp26.125.219.300 dan lima perangkat daerah sebagai pelaksana.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Rambu pekerjaan jalan segitiga dan kerucut lalu lintas di dekat bagian belakang mobil oranye.
Ilustrasi: Rambu pekerjaan jalan segitiga dan kerucut lalu lintas di dekat bagian belakang mobil oranye. · Foto: Sergei Starostin / Pexels

Perencanaan pembangunan Manggarai Barat pada 2026 mencakup lima bidang proyek strategis daerah: jalan, kesehatan, sanitasi, pendidikan, serta dukungan untuk program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah kabupaten menganggarkan pagu sementara Rp26.125.219.300 untuk proyek itu, yang dikerjakan lima perangkat daerah, menurut Bappeda Manggarai Barat pada 30 Januari 2026.

Apa saja proyek strategis daerah Manggarai Barat pada 2026?

Bappeda Manggarai Barat menyebut proyek strategis daerah 2026 mencakup infrastruktur jalan, kesehatan, sanitasi, pendidikan, dan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis. Pagu yang dicantumkan untuk keseluruhan proyek tersebut adalah Rp26.125.219.300, menurut Bappeda Manggarai Barat, 2026.

Contoh kegiatan yang disebut Bappeda meliputi pembangunan dan pemeliharaan jalan, pengadaan vaksin HPV, pembangunan sanitasi berbasis masyarakat, bantuan rumah tidak layak huni, serta pengadaan buku literasi untuk jenjang SD dan SMP.

Siapa yang melaksanakan dan bagaimana anggarannya disusun?

Pelaksanaan proyek strategis daerah itu melibatkan lima perangkat daerah pengampu. Bappeda menyatakan rincian dukungan tersebut masih dapat diperbarui oleh perangkat daerah terkait sebelum dilaporkan kepada pemerintah pusat.

Untuk dukungan APBD 2025 terhadap program strategis nasional, pemerintah kabupaten mencatat 53 program, 71 kegiatan, dan 164 subkegiatan. Angka itu berbeda dari proyek strategis daerah 2026 karena mengacu pada kelompok program dan tahun anggaran yang berbeda.

Apa hubungan proyek itu dengan prioritas pembangunan?

Bappeda mengaitkan dukungan APBD dengan penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Proyek 2026 yang disebutkan juga menempatkan layanan dasar—kesehatan, sanitasi, pendidikan, dan akses jalan—sebagai sasaran belanja.

Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025–2029 yang diterbitkan Bappeda mencatat persentase keluarga yang melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat sebesar 51,33 persen. Dokumen yang sama mencatat angka partisipasi sekolah anak usia 7–15 tahun sebesar 97,48 persen pada 2023 dan 97,77 persen pada 2024.

Apa yang perlu dibaca dari angka pagu tersebut?

Rp26.125.219.300 adalah pagu anggaran proyek strategis daerah yang dibahas Bappeda, bukan laporan realisasi belanja. Karena itu, angka tersebut menunjukkan alokasi yang direncanakan, sedangkan capaian fisik dan keuangan perlu dilihat dari laporan pelaksanaan atau pertanggungjawaban anggaran.

Konteks statistik daerah tersedia dalam publikasi Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 dari BPS. Publikasi itu menjadi rujukan statistik kabupaten, sementara Bappeda menjadi sumber untuk rincian proyek dan dukungan anggaran yang dijelaskan di atas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.