594 Guru Ikuti Pelatihan Psikososial Pascagempa di Manggarai Timur
Sebanyak 594 guru dan tenaga kependidikan mengikuti pelatihan dukungan psikososial di Manggarai Timur pada 2–4 November 2026 untuk membantu pemulihan warga sekolah terdampak gempa Flores.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Borong — Sebanyak 594 guru dan tenaga kependidikan mengikuti Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial Pascabencana di Kabupaten Manggarai Timur pada 2 hingga 4 November 2026. Pelatihan tahap kedua itu berlangsung di wilayah Manggarai Timur dan melibatkan guru pendidikan dasar.
Mengapa ini penting: Sebanyak 594 guru dan tenaga kependidikan di Manggarai Timur mendapat pelatihan untuk mendukung pemulihan psikososial siswa dan warga sekolah terdampak gempa.
Menurut RRI, pelatihan tersebut diselenggarakan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 29 hingga 31 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2 hingga 4 November 2026.
Pelatihan itu merupakan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bagi komunitas sekolah yang terdampak gempa bumi Flores. Materinya mencakup dukungan psikososial, kemitraan, resiliensi, serta kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi dalam situasi pemulihan bencana.
Peserta berasal dari satuan pendidikan jenjang dasar dan menengah di Manggarai Timur. Peserta jenjang menengah mencakup guru sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan sekolah luar biasa.
RRI melaporkan, keseluruhan kegiatan melibatkan 677 orang, terdiri atas 594 peserta, 15 panitia sekolah, 28 fasilitator daerah, dan 40 panitia dinas. Pelatihan dibuka Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur di SMP Negeri 1 Borong pada 29 Oktober 2026.
Para guru dibekali kemampuan mengenali dan menangani kebutuhan psikososial peserta didik, membangun komunikasi empatik, serta menentukan waktu yang tepat untuk merujuk siswa kepada tenaga profesional. Peserta juga menyusun rencana tindak lanjut untuk diterapkan di sekolah masing-masing.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebut gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda Flores sejak 15 Agustus 2026 berdampak pada layanan pendidikan di tujuh kabupaten, termasuk Manggarai Timur. Lembaga itu mencatat 857 satuan pendidikan dengan 101.888 peserta didik membutuhkan pendampingan psikososial.
Program pelatihan di Manggarai Timur menjadi bagian dari rencana dukungan yang lebih luas. Balai tersebut menyatakan kementerian menyiapkan 120 fasilitator nasional dan 1.700 fasilitator daerah untuk menjangkau 51 ribu pendidik dan tenaga kependidikan di tujuh kabupaten terdampak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Sosial & Kemanusiaan
Kadis PPO Manggarai Ajak Pemuda Bantu Pemulihan Gempa Flores
Kadis PPO Manggarai Wensislaus Sedan mengajak pelajar dan pemuda membantu pemulihan warga terdampak gempa Flores melalui tenaga, pemikiran, dan gagasa…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga





