Kabar Labuan Bajo

Kamis, 5 November 2026

Pemerintah Sikka Lanjutkan Pembangunan Rumah Sakit Pratama Doreng

Pemerintah Kabupaten Sikka memastikan pembangunan Rumah Sakit Pratama Doreng dilanjutkan setelah proyek mangkrak dan diusut dalam dugaan korupsi. Usulan lanjutan masuk agenda Komisi IX DPR RI.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bangunan bertingkat yang belum selesai dibangun dengan perancah dan jaring pengaman.
Ilustrasi: Bangunan bertingkat yang belum selesai dibangun dengan perancah dan jaring pengaman. · Foto: Magda Ehlers / Pexels

Sikka — Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Kesehatan memastikan akan melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Pratama Doreng setelah proyek itu mangkrak dan diusut dalam dugaan korupsi.

Rencana kelanjutan ini datang setelah pembangunan yang bersumber dari pinjaman daerah melalui skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak dapat digunakan untuk melayani masyarakat. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 27 Juli 2022, dengan dua kali adendum dan total waktu pengerjaan 488 hari kalender.

Dalam pelaksanaannya, proyek menghadapi persoalan teknis, termasuk masalah volume galian saat pematangan lahan. Kontraktor PT Timur Ahava Perkasa kemudian menghentikan pekerjaan karena persoalan pembayaran. Meski progres gedung sempat dilaporkan sekitar 95 persen, pembangunan tetap mangkrak.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek tersebut. Pada 25 November 2024, Kejari Sikka menetapkan dan menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Gregorius Geovany selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Maumere. Pihak penyedia jasa atau kontraktor pelaksana pembangunan gedung rawat inap, Donovan Alfa Mboe alias DAM, juga diproses hukum setelah sempat dijemput paksa karena mangkir.

Kelanjutan RS Doreng menentukan manfaat proyek bagi warga Sikka

Bagi pembaca di Labuan Bajo dan wilayah Flores, kasus ini menunjukkan bahwa melanjutkan fasilitas publik tidak cukup hanya dengan mengejar penyelesaian fisik. Pemerintah juga perlu memastikan status hukum, kejelasan anggaran, mutu bangunan, dan mekanisme pengawasan agar rumah sakit benar-benar dapat berfungsi.

Perjuangan untuk melanjutkan pembangunan disebut dimulai pada 21 Agustus 2025 melalui presentasi bersama Kementerian Kesehatan. Komunikasi intensif kembali dilakukan pada Agustus 2026, hingga usulan pembangunan Rumah Sakit Doreng masuk agenda Komisi IX DPR RI. Jadwal mulai pekerjaan lanjutan, nilai anggaran baru, atau target pembukaan layanan belum dirinci.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.