Analisis Floresa Dorong Dana Pelestarian Labuan Bajo
Analisis Floresa yang diperbarui pada 2026-10-21 mencatat lonjakan kunjungan dan penerimaan pajak Labuan Bajo hingga 2025, lalu mendorong dana pelestarian yang terukur.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Artikel analisis yang diperbarui pada 2026-10-21 mencatat kunjungan wisatawan meningkat dari 125 ribu pada 2017 menjadi 500 ribu pada 2025. Tulisan itu juga menyebut penerimaan daerah dari pajak hotel dan restoran naik dari Rp58,7 miliar pada 2022 menjadi Rp285,2 miliar pada 2025.
Analisis tersebut mendorong agar pertumbuhan pariwisata diikuti pembiayaan pelestarian lingkungan yang tetap, transparan, dan berbasis hasil. Namun, artikel menjelaskan bahwa aturan yang ada tidak otomatis membuat seluruh pajak hotel dan restoran dapat langsung digunakan untuk konservasi.
Pertumbuhan Labuan Bajo menambah kebutuhan pelestarian yang terukur
Angka kunjungan dan penerimaan daerah menunjukkan besarnya aktivitas ekonomi yang bertumpu pada Labuan Bajo. Bagi warga dan pelaku usaha di kawasan ini, pembiayaan pelestarian berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan, daya tarik wisata, serta keberlanjutan penghidupan.
Data pembanding yang tersedia menunjukkan realisasi pajak hotel dan restoran Kabupaten Manggarai Barat pada 2025 sebesar Rp127,5 miliar, sedangkan total pendapatan asli daerah mencapai lebih dari Rp286 miliar. Angka itu berbeda dari angka Rp285,2 miliar yang digunakan dalam analisis Floresa, sehingga pembaca perlu melihat konteks dan sumber penghitungan masing-masing.
Analisis Floresa menekankan perlunya mekanisme pendanaan yang dapat dilacak dan dinilai hasilnya. Artinya, pembiayaan tidak cukup hanya tersedia, tetapi juga perlu dikaitkan dengan sasaran pelestarian yang jelas dan pelaporan yang terbuka.
Perbedaan penulisan tersebut tidak mengubah arah pembahasannya: meningkatnya kunjungan perlu diimbangi tata kelola lingkungan yang terukur di Labuan Bajo dan kawasan sekitarnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Mengapa 85% Pasokan Pangan Labuan Bajo Masih dari Luar Daerah?
Sekitar 85% bahan pangan untuk pariwisata Labuan Bajo masih dipasok dari luar Manggarai Barat. Kemitraan petani, hotel, restoran, dan pemerintah diara…
Terbaru di Analisis

Berita utama hari ini

Baca juga




