Mengapa 85% Pasokan Pangan Labuan Bajo Masih dari Luar Daerah?
Sekitar 85% bahan pangan untuk pariwisata Labuan Bajo masih dipasok dari luar Manggarai Barat. Kemitraan petani, hotel, restoran, dan pemerintah diarahkan untuk menutup celah pasokan itu.
Oleh Pandi Muktar
· 3 menit baca
Pasokan pangan untuk pariwisata Labuan Bajo belum sepenuhnya berasal dari Manggarai Barat. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut sekitar 85% bahan pangan untuk kawasan itu masih dipasok dari luar wilayah, sehingga peluang ekonomi pertanian lokal bergantung pada kepastian komoditas, volume, pasar, dan harga.
Mengapa pasokan pangan Labuan Bajo masih didatangkan dari luar?
Dokumen Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang terbit pada 2025 menyebut penyediaan komoditas pangan untuk mendukung pariwisata belum dapat dipenuhi petani setempat. Sekitar 85% pasokan bahan pangan masih berasal dari luar Manggarai Barat.
Angka itu menunjukkan kebutuhan hotel, restoran, dan usaha pariwisata belum otomatis menjadi pasar bagi produksi pertanian di sekitar Labuan Bajo. Masalahnya bukan hanya jumlah produksi, tetapi juga kesesuaian komoditas dan kemampuan memasok secara berkelanjutan.
Komoditas apa yang perlu disiapkan petani?
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tidak merinci dalam halaman yang dirujuk satu daftar kuantitatif komoditas beserta volumenya. Dokumen itu menekankan perlunya pemetaan jenis dan volume bahan pangan yang dibutuhkan hotel dan restoran di Labuan Bajo.
Pemetaan tersebut menjadi dasar agar petani dapat merencanakan produksi sesuai kebutuhan pasar. Dengan begitu, hubungan antara produksi pertanian dan permintaan pariwisata tidak berhenti pada peluang, tetapi diterjemahkan menjadi rencana pasokan.
Bagaimana pertanian dapat terhubung dengan usaha pariwisata?
Dokumen Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2025 mendorong kemitraan antara petani, Badan Otorita Labuan Bajo Flores, pelaku hotel dan rumah makan, serta Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Manggarai Barat.
Model yang dibahas adalah closed loop: kebutuhan pasar dipetakan, petani menyesuaikan produksi, dan pelaku usaha membantu membangun kemitraan dengan pasar. Dokumen itu menyebut kepastian pasar dan harga dapat memotivasi petani untuk terus berproduksi.
Seberapa besar peran pertanian dalam ekonomi Manggarai Barat?
Dalam publikasi Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manggarai Barat Menurut Lapangan Usaha 2020–2024, BPS Kabupaten Manggarai Barat menyajikan struktur ekonomi daerah berdasarkan lapangan usaha hingga 2024. Publikasi tersebut dirilis pada 11 April 2025.
Dokumen Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menyebut sektor pertanian sebagai penyokong utama perekonomian daerah dalam RPJMD Kabupaten Manggarai Barat 2020–2024. Artinya, penguatan pasokan pangan untuk pariwisata berkaitan langsung dengan sektor ekonomi yang sudah menjadi basis daerah.
Apa ukuran keberhasilannya?
Ukuran awalnya bukan sekadar meningkatnya produksi, melainkan berkurangnya ketergantungan pada pasokan luar wilayah melalui kontrak atau kemitraan yang mampu memenuhi jenis, volume, mutu, dan kesinambungan kebutuhan hotel serta restoran. Sumber yang dirujuk belum menetapkan target persentase pengurangan pasokan luar wilayah.
BPS menyediakan publikasi Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 sebagai rujukan statistik daerah, sementara publikasi PDRB 2020–2024 menjadi dasar untuk membaca posisi pertanian dalam struktur ekonomi Manggarai Barat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Bus Wisata Komodo: Bedakan Operator Bus dan Akses ke Taman Nasional
Istilah “bus wisata komodo” bisa menunjuk PO Wisata Komodo di Bali atau bus menuju Labuan Bajo. Keduanya berbeda dari kapal yang mengantar wisatawan k…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga





