Kabar Labuan Bajo

Senin, 19 Oktober 2026

ESDM NTT Sasar Limbah Bambu Labuan Bajo untuk Listrik Biomassa

Dinas ESDM Nusa Tenggara Timur menyasar limbah pengolahan bambu di Labuan Bajo untuk proyek percontohan listrik biomassa. Kapasitas dan jadwal belum diumumkan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tampak dekat serpihan dan potongan kayu kering di atas tanah.
Ilustrasi: Tampak dekat serpihan dan potongan kayu kering di atas tanah. · Foto: Mike Bird / Pexels

Labuan Bajo — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nusa Tenggara Timur Viktor Manek menyatakan pada 18 Oktober 2026 bahwa limbah pengolahan bambu di Labuan Bajo akan menjadi sasaran proyek percontohan pembangkit listrik biomassa. Kapasitas listrik dan jadwal pelaksanaannya belum diumumkan.

Pernyataan itu menempatkan sisa produksi bambu sebagai bahan yang berpotensi memberi nilai tambah sekaligus mendukung energi alternatif di daerah. Pemerintah pusat disebut sedang membangun pabrik pengolahan bambu dari hulu hingga hilir di Labuan Bajo.

Limbah bambu membuka peluang energi lokal di Labuan Bajo

Bagi warga dan pelaku usaha di Labuan Bajo, rencana ini berkaitan langsung dengan pengelolaan sisa produksi dan kebutuhan energi. Limbah yang sebelumnya tersisa dari kegiatan pengolahan dapat diarahkan menjadi bahan baku biomassa, tetapi besaran daya yang mungkin dihasilkan belum disebutkan.

Pengembangan bambu yang dijelaskan Viktor Manek mencakup tujuh kabupaten di Pulau Flores, dari Sikka hingga Manggarai Barat. Dinas ESDM Nusa Tenggara Timur juga menyebut biomassa dapat berasal dari sisa hasil pertanian yang berpotensi diolah menjadi energi.

Di Labuan Bajo, pembangunan pabrik pengolahan bambu menjadi bagian dari konteks proyek tersebut. Pernyataan mengenai proyek percontohan belum memuat jadwal pelaksanaan ataupun kapasitas listrik, sehingga kedua hal itu masih menunggu penjelasan lanjutan dari pihak terkait.

Rencana ini mengikuti pembicaraan sebelumnya mengenai pemanfaatan limbah bambu untuk pembangkit listrik bagi kegiatan pengolahan. Namun, fakta baru yang disampaikan pada 18 Oktober 2026 adalah penetapan limbah pengolahan bambu di Labuan Bajo sebagai sasaran proyek percontohan oleh Dinas ESDM Nusa Tenggara Timur.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.