Satpolairud Perbaiki Darurat Jembatan Dermaga Kampung Ujung
Satpolairud Polres Manggarai Barat melakukan perbaikan darurat jembatan kayu menuju Dermaga Kampung Ujung di Labuan Bajo setelah keluhan warga tentang papan lapuk dan berlubang beredar di media sosial.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat melakukan perbaikan darurat pada jembatan kayu menuju Dermaga Kampung Ujung, Kelurahan Labuan Bajo, pada Senin, 31 Agustus 2026, setelah menerima keluhan warga yang beredar di media sosial.
Menurut laporan Okebajo.com, keluhan mengenai kondisi jembatan disampaikan melalui unggahan akun Instagram yang memperlihatkan sejumlah papan lantai dan anak tangga jembatan kayu mengalami pelapukan parah, sebagian patah dan hilang sehingga menyisakan lubang yang berpotensi membahayakan pengguna.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satpolairud Polres Manggarai Barat mendatangi lokasi sekitar pukul 08.30 WITA untuk melakukan pengecekan dan perbaikan darurat pada bagian jembatan yang rusak.
Papan diganti, struktur diperkuat
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat IPTU Leonardo Marpaung menjelaskan bahwa tindakan perbaikan difokuskan pada upaya mengurangi risiko kecelakaan bagi warga yang menggunakan dermaga untuk aktivitas bongkar muat, transportasi laut antarpulau, dan kegiatan nelayan.
Personel Satpolairud membongkar papan-papan yang dinilai sudah lapuk dan menggantinya dengan material kayu yang lebih kuat dan lebih tahan terhadap paparan lingkungan laut. Struktur penyangga jembatan juga diperkuat agar akses ke dermaga dapat kembali digunakan dengan lebih aman.
Perbaikan darurat berlangsung sekitar satu setengah jam hingga penggantian papan dan penguatan struktur jembatan pada bagian yang rusak selesai dilakukan. Sebelum jembatan kembali digunakan, personel Satpolairud melakukan uji kekuatan terhadap papan yang telah dipasang untuk memastikan keamanan pengguna.
Kondisi jembatan di kawasan pesisir Labuan Bajo diketahui rentan terhadap kerusakan akibat paparan air laut, cuaca, dan siklus pasang surut yang terus berulang, sehingga material kayu lebih cepat mengalami pelapukan.
Respons warga dan rencana koordinasi
Okebajo.com mencatat perbaikan darurat di Dermaga Kampung Ujung mendapat respons positif dari warga dan nelayan yang sehari-hari memanfaatkan jembatan untuk mengangkut barang ke kapal. Mereka menilai tindakan cepat Satpolairud membantu mengurangi risiko jatuh atau terpeleset di bagian jembatan yang sebelumnya berlubang.
Dalam keterangan yang dikutip media tersebut, Satpolairud menyampaikan rencana berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan instansi terkait untuk memastikan pemeliharaan dan penataan Dermaga Kampung Ujung dilakukan secara berkelanjutan, sehingga fasilitas vital di kawasan wisata Labuan Bajo tetap aman dan layak digunakan oleh masyarakat dan wisatawan.
Dokumen perencanaan penataan kawasan wisata Labuan Bajo yang memuat rencana rehabilitasi Dermaga Kampung Ujung oleh pemerintah menunjukkan bahwa fasilitas di kawasan ini menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan infrastruktur pendukung pariwisata.
Bagi pengguna dermaga, perbaikan yang dilakukan Satpolairud pada bagian jembatan yang rusak mengurangi risiko langsung di titik yang sebelumnya berlubang. Namun, keselamatan pemanfaatan jembatan kayu di kawasan pesisir tetap bergantung pada pemeliharaan rutin dan perbaikan menyeluruh sejalan dengan program rehabilitasi yang direncanakan pemerintah.
Sumber
Berita berikutnya

Bandara Komodo Jadi Titik Mobilisasi Bantuan Pascagempa di Flores
Bandara Komodo, Labuan Bajo, menjadi titik kedatangan pesawat TNI AU yang membawa rombongan pemerintah pusat pada 16 Agustus 2026. Pemerintah menyiapk…

