PLN Klaim Listrik Flores Pulih Pascagempa M7,7
PLN menyatakan sistem kelistrikan Flores, Nusa Tenggara Timur, telah kembali normal setelah gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — PT PLN (Persero) menyatakan sistem kelistrikan di Flores, Nusa Tenggara Timur, telah kembali normal setelah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Menurut PLN, seluruh pelanggan yang terdampak di Flores kembali mendapatkan pasokan listrik pada Selasa, 18 Agustus 2026 sekitar pukul 17.40 WITA, berdasarkan keterangan resmi perusahaan yang dikutip sejumlah media nasional.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut pemulihan dilakukan bertahap dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan keandalan sistem. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis yang diberitakan media pada 19 Agustus 2026.
Pemulihan pasokan listrik dinilai penting untuk mendukung layanan publik, kegiatan ekonomi, dan sektor pariwisata di Flores, termasuk Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas pemerintah.
Perbaikan jaringan dan kendala akses
Dalam proses pemulihan, PLN mengerahkan personel dari berbagai unit di Nusa Tenggara Timur untuk melakukan asesmen, perbaikan, dan penormalan jaringan di lokasi-lokasi terdampak. Menurut pemberitaan yang mengutip data PLN, total personel yang diterjunkan mencapai 1.144 orang.
PLN melaporkan bahwa 11 gardu induk yang sempat terdampak gempa di Flores berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi 100 persen dalam waktu kurang dari 12 jam. Pemulihan kemudian dilanjutkan pada jaringan distribusi hingga ke tingkat pelanggan di sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami gangguan.
Laporan pemulihan yang dirilis pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana mencatat bahwa trafo gardu induk telah pulih 100 persen, sementara tiang listrik dan penyulang yang terdampak telah kembali berfungsi sekitar 98,3 persen. Dari 3.478 gardu distribusi yang terdampak, lebih dari 99 persen dilaporkan sudah menyala, sehingga sebagian besar pelanggan kembali memperoleh pasokan listrik.
Data pemulihan kelistrikan menurut PLN dan pemerintah:
- Waktu pemulihan pelanggan terdampak: Selasa, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 17.40 WITA
- Wilayah terdampak: Pulau Flores, termasuk Flores Barat dan Flores Timur
- Gardu induk dipulihkan: 11 unit kembali beroperasi 100 persen
- Gardu distribusi: lebih dari 99 persen unit yang terdampak telah menyala kembali
- Pelanggan terdampak yang telah kembali mendapat listrik: sekitar 99–100 persen dari total pelanggan di wilayah terdampak
Personel tetap siaga dan bantuan sosial
Meski sistem kelistrikan Flores dinyatakan pulih, PLN tetap menyiagakan petugas di lapangan untuk memantau kondisi jaringan dan mengantisipasi gangguan susulan. Pemantauan dilakukan pada gardu induk, jaringan distribusi, dan instalasi yang sebelumnya terdampak gempa.
Selain pemulihan teknis, PLN menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Bantuan darurat disalurkan ke sejumlah titik pengungsian di daratan Flores, termasuk pemasangan penerangan darurat dan pengoperasian genset di tenda pengungsian, serta distribusi paket pangan dan logistik kepada warga.
Penyaluran bantuan TJSL PLN Peduli dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Di Kabupaten Sikka, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur bersama PLN UP3 Flores Bagian Timur menyalurkan paket sembako dan kebutuhan harian lain kepada warga Pulau Palue melalui BPBD setempat pada akhir Agustus 2026.
Konteks gempa dan pemulihan
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, sempat mengganggu sistem kelistrikan di Flores. Sejumlah gardu induk dan gardu distribusi mengalami gangguan sehingga pasokan listrik kepada ratusan ribu pelanggan terputus sementara.
PLN kemudian melakukan asesmen dan perbaikan jaringan dengan mengerahkan lebih dari seribu personel. Dalam dua hingga tiga hari setelah gempa, pasokan utama dari gardu induk dapat dipulihkan sepenuhnya, disusul pemulihan jaringan distribusi hingga ke pelanggan di Flores Barat dan Flores Timur.
Pemerintah dan PLN menyampaikan bahwa pada 18 Agustus 2026 hampir seluruh pelanggan terdampak telah kembali mendapatkan listrik. Sebagian kecil pelanggan masih memerlukan penanganan lanjutan karena akses ke lokasi terdampak terbatas akibat kerusakan infrastruktur dan longsor di beberapa titik.
Sumber
- Suara.com - Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7
- RRI.co.id - PLN Berhasil Pulihkan Total Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7
- Liputan6.com - PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Usai Gempa NTT, Daya Mampu Pasok 111 MW
- Monitorpos.net - Infrastruktur Listrik dan Telekomunikasi Hampir Pulih Total
- CNBC Indonesia - Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat
Berita berikutnya
PMI Rujuk 3–4 Pasien Cedera Serius per Hari ke RS Siloam Labuan Bajo
Palang Merah Indonesia memperkuat layanan kesehatan bagi korban gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur sejak 17 Agustus 2026.
Baca juga




