Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Penumpang Meninggal Usai Pingsan di Area Check-in Bandara Komodo

Seorang penumpang tidak sadarkan diri di area antrean check-in Bandara Komodo, Labuan Bajo, pada Rabu pagi, 19 Agustus 2026. Ia sempat dievakuasi ke RS Siloam dan mendapat penanganan medis sekitar 45 menit sebelum dinyatakan meninggal.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Seorang penumpang meninggal setelah mengalami kondisi tidak sadarkan diri di area antrean check-in Meja 2 Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 07.16 WITA. Menurut keterangan resmi pengelola bandar udara melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, penumpang tersebut dievakuasi ke RS Siloam dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 08.15 WITA setelah mendapat penanganan medis lanjutan.

Dalam pernyataan tertulis, pengelola bandar udara menjelaskan penumpang yang berada di area antrean check-in tiba-tiba tidak sadarkan diri dan terjatuh. Petugas keamanan penerbangan atau AVSEC bersama petugas maskapai AirAsia kemudian meminta bantuan petugas kesehatan Loka Karantina Kesehatan (LKK) untuk memberikan pertolongan awal di lokasi.

Penumpang selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans LKK menuju RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut. Selama proses evakuasi, penumpang didampingi petugas bandar udara, AVSEC maskapai AirAsia, dan petugas terkait lainnya.

Evakuasi dan penanganan di rumah sakit

Pengelola Bandar Udara Komodo menyebut penumpang tiba di RS Siloam sekitar pukul 07.30 WITA dan langsung mendapat penanganan medis dari pihak rumah sakit. Dalam keterangan yang sama, upaya pertolongan medis berlangsung kurang lebih 45 menit sebelum pihak rumah sakit menyatakan penumpang meninggal dunia pada sekitar pukul 08.15 WITA.

Berdasarkan keterangan awal dari rumah sakit yang dikutip pengelola bandar udara, penumpang diduga mengalami serangan jantung. Pengelola menegaskan penentuan penyebab medis secara lebih lanjut menjadi kewenangan pihak medis dan keluarga yang bersangkutan.

Media nasional yang mengutip pernyataan Kepala Loka Karantina Kesehatan Labuan Bajo memberitakan penumpang sebagai wisatawan asal India berusia 69 tahun yang terjatuh saat antre check-in di Bandara Internasional Komodo dan kemudian dinyatakan meninggal di RS Siloam. Dalam laporan tersebut dijelaskan dokter LKK melakukan resusitasi jantung paru (RJP) di bandar udara sebelum korban dirujuk ke rumah sakit.

Rangkaian waktu kejadian

Keterangan resmi pengelola bandar udara merinci waktu kejadian dan penanganan sebagai berikut:

  • Sekitar pukul 07.16 WITA: penumpang mengalami kondisi tidak sadarkan diri dan terjatuh di area antrean check-in Meja 2.
  • Sekitar pukul 07.30 WITA: penumpang tiba di RS Siloam Labuan Bajo menggunakan ambulans LKK dan langsung mendapat penanganan medis.
  • Sekitar pukul 08.15 WITA: pihak rumah sakit menyatakan penumpang meninggal dunia setelah upaya pertolongan medis sekitar 45 menit.

Pengelola Bandar Udara Komodo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan pihak terkait atas kejadian tersebut. Pengelola juga menyampaikan apresiasi kepada petugas AVSEC, maskapai, LKK, RS Siloam, dan pihak lain yang terlibat dalam respons serta evakuasi penumpang.

Kesiapsiagaan layanan darurat di bandara

Dalam pernyataan resminya, pengelola Bandar Udara Komodo menegaskan koordinasi antarpihak dilakukan untuk mempercepat pertolongan kepada pengguna jasa, termasuk ketika terjadi kondisi darurat medis di area operasional bandar udara. Kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat disebut sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan, keamanan, dan pelayanan penumpang.

Pernyataan tersebut tidak merinci jenis pertolongan awal yang diberikan di lokasi, peralatan medis yang digunakan, maupun hasil pemeriksaan medis lengkap terhadap penumpang. Informasi rinci mengenai penerbangan yang akan digunakan penumpang juga belum disampaikan dalam keterangan resmi.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.