Labuan Bajo Tetap Dibuka, Kunjungan Wisatawan Masih Terdampak
Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo tetap dibuka setelah gempa Flores. Namun, kunjungan wisatawan masih terdampak sehingga pemulihan pariwisata membutuhkan kepercayaan.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pada 22 September 2026, Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo tetap dibuka meski dampak gempa terhadap kunjungan wisatawan masih terasa. RRI melaporkan kawasan tersebut relatif tidak terdampak dan aktivitas pariwisata tetap dapat berjalan.
Laporan itu menempatkan kondisi Labuan Bajo berbeda dari sejumlah wilayah lain di Pulau Flores yang terdampak gempa besar dan gempa susulan. Dampak terhadap kegiatan wisata tetap muncul melalui perubahan atau penurunan kunjungan, sehingga pemulihan sektor ini membutuhkan kepercayaan wisatawan.
Labuan Bajo tetap terbuka, tetapi pemulihan wisata belum selesai
Bagi pembaca di Manggarai Barat, informasi utama adalah status destinasi. Taman Nasional Komodo dan Labuan Bajo tidak disebut ditutup dalam laporan terbaru tersebut. Aktivitas pariwisata masih bisa berlangsung, tetapi wisatawan dan pelaku usaha tetap perlu membaca informasi resmi sebelum bepergian karena situasi pascagempa di Flores belum seragam.
RRI juga melaporkan bahwa gempa besar dan belasan ribu gempa susulan memberi dampak signifikan terhadap aktivitas pariwisata di Pulau Flores. Karena itu, keterbukaan destinasi tidak otomatis berarti kunjungan langsung kembali seperti sebelum bencana. Kepercayaan menjadi bagian penting dari pemulihan, terutama bagi usaha wisata, pelayaran, penginapan, dan layanan pendukung di Labuan Bajo.
Perkembangan berikutnya bergantung pada pemantauan kondisi destinasi serta informasi dari otoritas terkait. Sumber lain yang dihimpun dalam verifikasi ini menyebut aktivitas wisata Labuan Bajo tetap berjalan normal dan Taman Nasional Komodo masih beroperasi, tetapi laporan tersebut bertanggal lebih awal daripada laporan RRI pada 22 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Gempa Magnitudo 5,3 di Manggarai Timur Dirasakan hingga Labuan Bajo
BMKG mencatat gempa magnitudo 5,3 di Manggarai Timur pada 21 September 2026. Getaran dirasakan hingga Labuan Bajo, tetapi gempa berkedalaman 10 kilome…
Terbaru di Analisis

Baca juga





