Kemenpar Latih Pemandu Snorkeling di Labuan Bajo
Kementerian Pariwisata mengadakan pelatihan dan sertifikasi bagi 40 pemandu serta pelaku wisata snorkeling di Labuan Bajo dan Flores. Kegiatan berlangsung 22–24 September 2026.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Kementerian Pariwisata menggelar pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi kompetensi kerja bagi pemandu wisata snorkeling di Labuan Bajo dan Flores pada 22 September 2026. Kegiatan ini melibatkan Lembaga Sertifikasi Profesi Pramuwisata Indonesia, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Pelatihan memakai skema uji Pemandu Wisata Snorkeling Level III. Sebanyak 40 peserta dari kalangan pelaku dan pemandu wisata mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 September 2026.
Materi kegiatan diarahkan pada peningkatan kompetensi pelayanan kepada wisatawan. Penyelenggara juga menempatkan keselamatan dan penanganan risiko sebagai bagian penting dalam pelaksanaan aktivitas snorkeling.
Keselamatan pemandu penting bagi wisata bahari Labuan Bajo
Bagi wisatawan dan pelaku usaha di Labuan Bajo, kemampuan pemandu berpengaruh langsung pada kualitas layanan serta kesiapan menghadapi keadaan darurat di laut. Penguatan kompetensi membantu pemandu memahami standar pelayanan dan langkah penanganan risiko ketika aktivitas snorkeling berlangsung.
Pelatihan ini merupakan tindak lanjut rekomendasi untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan pelaku pariwisata melalui pelatihan serta sertifikasi. Fokusnya mencakup pelayanan, keselamatan, dan mitigasi bencana melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan sertifikasi yang kompeten.
Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah, lembaga sertifikasi, dan pelaku wisata dalam satu program peningkatan kemampuan. Skema uji Level III menjadi bagian dari proses sertifikasi kompetensi kerja bagi pemandu wisata snorkeling.
Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga 24 September 2026. Sumber laporan tidak menyebutkan agenda lanjutan setelah rangkaian pelatihan dan sertifikasi tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Gempa Magnitudo 5,3 di Manggarai Timur Dirasakan hingga Labuan Bajo
BMKG mencatat gempa magnitudo 5,3 di Manggarai Timur pada 21 September 2026. Getaran dirasakan hingga Labuan Bajo, tetapi gempa berkedalaman 10 kilome…
Terbaru di Pariwisata & TN Komodo

Berita utama hari ini

Baca juga





