Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Islamic Relief Salurkan Bantuan Gempa untuk 500 KK di Manggarai

Islamic Relief Indonesia menyalurkan bantuan tahap pertama kepada 112 rumah tangga terdampak gempa di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, pada 26 Agustus 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Labuan Bajo — Islamic Relief Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penyintas gempa di Kecamatan Cibal dan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Penyaluran tahap pertama menjangkau 112 rumah tangga di empat desa di wilayah Cibal dari total sasaran 500 kepala keluarga terdampak gempa.

Menurut laporan Islamic Relief Indonesia yang dikutip Media Indonesia, respons difokuskan kepada rumah tangga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan memiliki anggota dari kelompok rentan. Kelompok prioritas itu mencakup lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil dan menyusui, keluarga dengan anak balita, serta warga dengan kebutuhan khusus lainnya. Hal yang sama disampaikan dalam pemberitaan Investortrust yang merangkum kriteria penerima bantuan.

Penyaluran dilakukan setelah asesmen lapangan, pendataan, dan verifikasi rumah tangga terdampak serta koordinasi dengan pemerintah daerah di Manggarai.

Rincian bantuan dan wilayah distribusi

Islamic Relief Indonesia menyiapkan dukungan bagi 500 rumah tangga terdampak berupa paket bahan makanan, terpal, selimut, serta paket kebersihan keluarga.

Setiap rumah tangga penerima bantuan pada tahap pertama memperoleh satu paket yang terdiri atas satu terpal, dua selimut, satu paket bahan makanan, dan satu paket kebersihan keluarga, sebagaimana dirinci dalam laporan Media Indonesia dan Investortrust.

Distribusi tahap pertama mencakup empat desa di Kecamatan Cibal, yaitu Compang Cibal, Bere, Lenda, dan Bangkara. Rumah tangga penerima telah melalui proses verifikasi lapangan dengan memprioritaskan warga dengan rumah rusak berat dan anggota keluarga dengan kerentanan khusus.

Data utama penyaluran yang disampaikan Islamic Relief Indonesia meliputi:

  • Target penerima: 500 rumah tangga atau kepala keluarga terdampak gempa di Manggarai.
  • Penerima tahap pertama: 112 rumah tangga di wilayah Cibal.
  • Isi bantuan per rumah tangga: satu terpal, dua selimut, satu paket bahan makanan, dan satu paket kebersihan keluarga.
  • Wilayah distribusi tahap pertama: Desa Compang Cibal, Bere, Lenda, dan Bangkara.

Dalam pelaksanaan di lapangan, respons kemanusiaan ini melibatkan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Manggarai dan organisasi lokal, termasuk Ayo Indonesia, sebagaimana disebutkan dalam laporan Media Indonesia.

Akses sulit dan akuntabilitas bantuan

Laporan Islamic Relief Indonesia yang dikutip Media Indonesia dan Investortrust menyebutkan tantangan akses akibat kondisi geografis pegunungan dan longsor di sejumlah titik. Akses jalan yang terbatas membuat proses verifikasi dan distribusi harus dilakukan secara langsung bersama pemerintah setempat dan masyarakat di desa-desa terdampak.

Dzikri Insan, pemimpin respons darurat Islamic Relief Indonesia untuk gempa Manggarai, menjelaskan bahwa lembaganya berupaya menjangkau keluarga yang terisolasi meskipun menghadapi hambatan akses. Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran resmi yang dikutip dalam pemberitaan Media Indonesia dan Investortrust.

Islamic Relief Indonesia menegaskan komitmen akuntabilitas dalam penyaluran bantuan. Seluruh paket bantuan diberikan secara cuma-cuma tanpa pungutan atau pemotongan. Organisasi ini juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan pengaduan dan saran jika menemukan ketidaksesuaian selama distribusi, sebagaimana dikutip Media Indonesia.

Konteks gempa Manggarai

Gempa bumi yang menjadi latar penyaluran bantuan tersebut terjadi pada pertengahan Agustus 2026 dan berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Flores, termasuk Kabupaten Manggarai. Menurut laporan Media Indonesia dan Investortrust, Islamic Relief Indonesia memusatkan respons awal di Kecamatan Cibal dan Cibal Barat setelah asesmen dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Respons lembaga kemanusiaan dan pemerintah daerah masih berlanjut seiring masa tanggap darurat gempa Flores yang diperpanjang oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai hingga akhir September 2026, menurut pemberitaan media lokal lain.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.