Gerindra Manggarai Siapkan Bantuan untuk Delapan Kecamatan
DPC Gerindra Manggarai menyiapkan penyaluran beras, telur, dan mi instan bagi warga terdampak gempa di delapan kecamatan, dengan distribusi dirancang dari rumah ke rumah dan ke lokasi pengungsian.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Ruteng — DPC Partai Gerindra Kabupaten Manggarai menyiapkan bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi di delapan kecamatan di wilayah itu. Menurut laporan Sergap.co.id, pengurus partai merencanakan penyaluran beras, telur, dan mi instan dengan pola distribusi langsung ke rumah warga dan ke lokasi pengungsian.
Wilayah sasaran bantuan meliputi Kecamatan Langke Rembong, Wae Ri’i, Ruteng, Lelak, Reo, Cibal, Cibal Barat, dan Reok Barat. Tim gabungan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra Manggarai disebut akan turun mendistribusikan bantuan ke delapan kecamatan tersebut.
Koordinator Wilayah Gerindra sekaligus anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bonifasius Burhanus, menyatakan pola penyaluran dirancang berbasis rumah tangga. Warga yang mengungsi akibat gempa juga dimasukkan dalam daftar sasaran.
Dalam pernyataannya yang dikutip Sergap.co.id, Burhanus mengatakan tim dari DPC dan PAC akan menyalurkan langsung bantuan dari rumah ke rumah dan ke titik pengungsian. Ia menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari gerakan cepat partai merespons kebutuhan warga terdampak bencana.
Respons terhadap gempa Flores
Rencana penyaluran bantuan Gerindra Manggarai berlangsung dalam masa tanggap darurat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dangkal itu terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dengan kedalaman 15 kilometer dan pusat gempa di laut di sekitar Flores.
BMKG melaporkan gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami dengan status siaga di beberapa wilayah, termasuk Manggarai bagian utara. Dalam siaran pers pada 17 Agustus 2026, BMKG menyebut gempa M7,7 Flores mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan bangunan di sejumlah kabupaten, antara lain Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka.
Media nasional memberitakan dampak signifikan di Kabupaten Manggarai. RRI melaporkan sedikitnya 15 orang meninggal dunia di Manggarai akibat tertimbun reruntuhan bangunan, dengan dampak terberat di Kecamatan Reok dan Reok Barat. Laporan lain yang mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal di Manggarai mencapai puluhan orang dari total korban di beberapa kabupaten terdampak di Flores.
Bentuk dan sasaran bantuan
Menurut Sergap.co.id, bantuan yang disiapkan DPC Gerindra Manggarai berupa beras, telur, dan mi instan. Komoditas tersebut akan didistribusikan ke rumah-rumah warga yang terdampak gempa di delapan kecamatan sasaran dan ke lokasi pengungsian yang menampung warga dari wilayah terdampak.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Manggarai, Andrianus Sehadun, dalam laporan yang sama menyatakan bantuan itu diharapkan meringankan beban masyarakat di masa tanggap darurat, meski jumlah yang tersedia diakui masih terbatas. Sejumlah anggota Fraksi Gerindra DPRD Manggarai, antara lain Yonathan Yonas Boa dan Remigius Nalas, disebut hadir dalam persiapan kegiatan bantuan tersebut.
Rencana penyaluran yang dilaporkan mencakup daftarsasaran berdasarkan kecamatan, jenis komoditas, dan pola distribusi langsung oleh tim DPC dan PAC. Namun, laporan yang tersedia belum merinci jumlah paket bantuan, berat beras, jumlah telur, volume mi instan, maupun total penerima manfaat di setiap kecamatan.
Sebelum rencana penyaluran ke delapan kecamatan, Sergap.co.id memberitakan Gerindra telah menyalurkan bantuan ke warga Desa Ndiwar, Kecamatan Lelak, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Penyaluran itu disebut sebagai salah satu aksi awal partai di tingkat kabupaten menjawab kebutuhan warga setelah gempa.
Dalam konteks dampak gempa yang luas dan masih berlangsungnya aktivitas gempa susulan di Flores, inisiatif bantuan dari partai politik seperti yang dilakukan Gerindra di Manggarai menjadi bagian dari jaringan dukungan kepada warga yang terdampak, di samping bantuan pemerintah dan lembaga lain.
Sumber
- BMKG – Siaran Pers "BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M7,7 Flores, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada"
- IDN Times – "Gempa Magnitudo 7,7 di Flores Berpotensi Tsunami, Status Siaga"
- RRI Ende – "Dampak Gempa Flores: 15 Orang di Manggarai Meninggal Dunia, Wilayah Utara Terparah"
- Merdeka.com – "7.492 Gempa Susulan Guncang Flores, Korban Meninggal Mencapai 100 Orang"
- Sergap.co.id
Berita berikutnya

BMKG Prakirakan Cuaca Tiga Wilayah Flores Kondusif
BMKG Sikka memprakirakan cuaca di Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo pada Minggu, 20 September 2026 kondusif, dengan kondisi cerah hingga cerah berawa…
Baca juga


