Empat Rumah Gendang Manggarai Rampung, Usulan 20 Unit Menanti Anggaran
Empat rumah gendang alokasi 2026 di Kabupaten Manggarai telah selesai secara fisik. Pemda mengusulkan 20 unit pada 2027, tetapi realisasinya menunggu APBD dan kemampuan keuangan daerah.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Manggarai — Empat unit rumah gendang yang mendapat alokasi 2026 telah rampung secara fisik pada September hingga awal Oktober 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai menyampaikan perkembangan itu pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan 20 unit rumah gendang pada 2027. Usulan tersebut belum menjadi kepastian karena masih menunggu pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 serta bergantung pada kemampuan keuangan daerah.
Rampung Empat Unit, Usulan 2027 Masih Menunggu Anggaran
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Alo Jebarut, menyatakan seluruh pembangunan rumah gendang alokasi 2026 telah selesai tanpa kendala. Empat unit itu merupakan kelanjutan program revitalisasi rumah adat di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai.
Laporan RRI sebelumnya menyebut pembangunan empat unit pada 2026 mencakup Rumah Gendang Lait di Kecamatan Ruteng, Rumah Gendang Lidang di Kecamatan Wae Ri'i, Rumah Gendang Barang di Kecamatan Cibal, dan Rumah Gendang Paka di Kecamatan Satarmese Utara. Pada awal Juni 2026, progres rata-rata pembangunan dilaporkan sekitar 40 persen.
Program revitalisasi tersebut melanjutkan pekerjaan tahun sebelumnya. RRI melaporkan 92 unit telah direvitalisasi pada 2025, sementara empat unit kembali menjadi sasaran pada 2026. Pemerintah daerah sebelumnya menyampaikan target bertahap hingga 300 unit pada 2027, sedangkan kabar terbaru menyebut usulan pembangunan 20 unit untuk tahun yang sama.
Bagi kampung adat dan pembaca di Labuan Bajo, perkembangan ini penting karena rumah gendang merupakan bagian dari warisan budaya Manggarai. Namun, jumlah 20 unit masih berupa usulan. Keputusan pelaksanaannya baru dapat diketahui setelah pembahasan APBD 2027 dan penilaian terhadap kemampuan keuangan daerah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Sosial & Kemanusiaan
DP3A Manggarai Perkuat Jejaring Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak
DP3A Kabupaten Manggarai menggelar bimtek penanganan kekerasan pada 14 Oktober 2026. Sebanyak 50 peserta dari layanan sosial, kesehatan, pendidikan, k…
Paling ramai di Flores Raya

Berita utama hari ini

Baca juga




