Kabar Labuan Bajo

Jumat, 16 Oktober 2026

Manggarai Siapkan Rp185 Juta untuk Air Minum Paralando

Pemkab Manggarai menyiapkan Rp185 juta melalui APBD Perubahan 2026 untuk pengembangan air minum di Desa Paralando. Program ini menyasar 22 rumah yang belum terlayani.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Meteran air dan pipa terpasang di dinding batu tua yang ditumbuhi tanaman hijau.
Ilustrasi: Meteran air dan pipa terpasang di dinding batu tua yang ditumbuhi tanaman hijau. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Paralando — Pemerintah Kabupaten Manggarai menyiapkan anggaran Rp185 juta untuk pengembangan fasilitas air minum di Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat. Rencana itu masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan ditujukan untuk menuntaskan layanan bagi 22 rumah yang belum memperoleh akses air.

Informasi tersebut disampaikan Klementinus Malis, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai yang membidangi pembangunan. Ia mengatakan usulan warga Desa Paralando sudah diakomodasi dalam pembahasan anggaran.

Pengembangan fasilitas ini menjadi lanjutan dari proyek air minum yang direalisasikan pada 2025. Proyek sebelumnya berupa Uprating Instalasi Pengolahan Air (IPA), penambahan sumur dalam terlindungi, dan broncaptering dengan anggaran Rp973.000.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025. Namun, layanan itu belum mencakup seluruh rumah di desa.

Anggaran Rp185 juta menunggu pelaksanaan di Paralando

Bagi warga, tambahan anggaran tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar sehari-hari. Sebanyak 22 rumah masih menunggu akses air, sementara sebagian rumah lain sudah menerima layanan dari proyek sebelumnya. Kondisi itu membuat penyelesaian jaringan di desa menjadi kebutuhan yang lebih mendesak daripada sekadar penambahan fasilitas.

Klementinus menyatakan anggaran pengembangan pembangunan air minum untuk masyarakat Paralando sudah final. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan program di lapangan pada tahun anggaran berjalan. Sumber laporan menyebut pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Dengan demikian, perhatian warga selanjutnya tertuju pada realisasi pekerjaan dan perluasan layanan hingga rumah-rumah yang belum terakses. Laporan yang tersedia tidak merinci jadwal mulai pekerjaan, bentuk teknis pengembangan, atau durasi pelaksanaan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Mabar

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.