BPOLBF Aktifkan TIC Labuan Bajo untuk Informasi Wisata Pascagempa
BPOLBF mengaktifkan layanan Tourism Information Center (TIC) di Labuan Bajo untuk menyediakan informasi kondisi destinasi, akses wisata, dan aktivitas pariwisata bagi wisatawan yang bepergian ke Flores setelah gempa dan peningkatan…
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mengaktifkan layanan informasi pariwisata melalui Tourism Information Center (TIC) untuk wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Labuan Bajo dan Flores, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi Flores dan aktivitas sejumlah gunung api di kawasan tersebut.
Menurut pemberitaan MetroTV, TIC BPOLBF menyediakan informasi terkini mengenai kondisi destinasi, akses menuju lokasi wisata, aktivitas pariwisata, serta destinasi yang telah kembali dibuka selama masa tanggap darurat. Layanan ini ditujukan agar wisatawan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan perkembangan situasi di lapangan.
BPOLBF mengimbau wisatawan menggunakan kanal resmi dan sumber tepercaya sebelum melakukan perjalanan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Imbauan serupa muncul dalam rilis BPOLBF yang menekankan pentingnya informasi akurat tentang keselamatan dan kondisi destinasi pascagempa Flores.
Lingkup layanan informasi bagi wisatawan
Layanan TIC BPOLBF dirancang sebagai pusat informasi bagi wisatawan dan pelaku usaha pariwisata yang membutuhkan pembaruan mengenai situasi di Labuan Bajo dan Flores. Kanal ini melengkapi hotline informasi publik BPOLBF yang sebelumnya diaktifkan untuk merespons dampak gempa dan erupsi gunung di kawasan Flores.
Menurut penjelasan BPOLBF dan pemberitaan media, terdapat beberapa jenis informasi yang dapat diakses wisatawan melalui TIC dan hotline BPOLBF:
- Kondisi destinasi dan aktivitas pariwisata terkini, termasuk destinasi yang beroperasi selama masa tanggap darurat.
- Aksesibilitas menuju destinasi wisata, seperti jalur darat, udara, dan laut, serta potensi gangguan akibat gempa atau aktivitas vulkanik.
- Rekomendasi pola perjalanan, termasuk opsi wisata dalam kota dan daftar aktivitas yang dinilai aman berdasarkan koordinasi dengan pemangku kepentingan pariwisata.
BPOLBF menyatakan bahwa informasi yang diberikan melalui TIC dan hotline mengacu pada data pemutakhiran kondisi destinasi dan aktivitas pariwisata di wilayah Labuan Bajo Flores. Wisatawan yang memiliki rencana pelayaran atau perjalanan darat tetap diminta untuk memastikan pembaruan dari penyedia layanan transportasi masing-masing.
Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa TIC BPOLBF pernah difungsikan sebagai crisis center bagi wisatawan yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, termasuk menyediakan informasi mengenai aksesibilitas alternatif ke Labuan Bajo dan opsi aktivitas selama menunggu normalisasi jadwal transportasi.
Kontak dan jam layanan TIC BPOLBF
MetroTV melaporkan TIC BPOLBF dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor +62 811-3879-4555 untuk memperoleh informasi terkait kondisi destinasi, aktivitas pariwisata, dan perkembangan situasi di Labuan Bajo Flores. Nomor ini juga tercatat sebagai kanal layanan informasi publik BPOLBF dalam rilis resmi lembaga tersebut.
Wisatawan yang ingin berkonsultasi langsung dapat mendatangi kantor BPOLBF yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 88, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
MetroTV menyebutkan jam operasional layanan TIC adalah pukul 08.00–16.00 WITA. Informasi serupa dimuat oleh salah satu media daring yang menulis bahwa TIC BPOLBF melayani wisatawan setiap hari pada rentang waktu tersebut.
BPOLBF dalam dokumen mengenai TIC menjelaskan bahwa pusat informasi ini didirikan untuk memberikan informasi dan dukungan bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo, termasuk mengenai objek wisata, toko suvenir, kuliner, dan aktivitas yang dapat dilakukan di Labuan Bajo dan sekitarnya. TIC di kantor BPOLBF menyediakan berbagai materi pendukung seperti peta, brosur, dan buku panduan wisata.
Sebelum menghubungi TIC, wisatawan disarankan menyiapkan informasi dasar tentang rencana perjalanan, seperti tanggal keberangkatan, tujuan destinasi, moda transportasi, dan aktivitas yang direncanakan, agar petugas dapat memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Anjuran ini sejalan dengan tujuan TIC dan hotline BPOLBF untuk memberikan pendampingan perjalanan berbasis data terbaru selama masa tanggap darurat kebencanaan di Flores.
Sumber
Berita berikutnya

Wae Rebo Kembali Dibuka Terbatas Usai Gempa 7,7, Jalur Trekking Dipantau
Desa wisata Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, kembali menerima kunjungan wisatawan dengan skema percobaan secara terbatas dan bert…
Baca juga


