Dudung Gelar Rakor Penanganan Gempa dan Keselamatan Wisata di Labuan Bajo
Menko Polkam Dudung Abdurachman menggelar rapat di Labuan Bajo pada 28 Oktober 2026 untuk membahas penanganan warga terdampak gempa, huntara, kapal wisata, dan BBM nelayan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menggelar rapat koordinasi di ruang VIP Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada 28 Oktober 2026. Rapat itu membahas penanganan warga terdampak gempa Flores dan pembangunan hunian sementara.
Mengapa ini penting: Penanganan data warga terdampak dan pembangunan hunian sementara berlanjut, sementara pemerintah mengoordinasikan keselamatan kapal wisata serta pasokan BBM nelayan.
Menurut Info Mabar dan Radio Republik Indonesia, Dudung menerima laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. Pemerintah akan memeriksa kembali perbedaan data antara BNPB dan pemerintah daerah mengenai jumlah rumah terdampak.
Dudung meminta pendataan dilengkapi agar bantuan dan hunian sementara diberikan kepada warga yang membutuhkan. Ia juga menekankan penguatan koordinasi pemerintah pusat dan daerah serta perhatian terhadap aspek keamanan dalam proses pemulihan.
Dalam kunjungan itu, Dudung menyoroti perizinan dan pengawasan kapal wisata di perairan Labuan Bajo. Ia menyatakan akan mengoordinasikan persoalan tersebut dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Perhubungan.
Pasokan bahan bakar minyak bagi nelayan juga menjadi perhatian. Info Mabar melaporkan Dudung akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, dan Pertamina mengenai kebutuhan BBM masyarakat pesisir.
Rapat tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat. Jadwalnya dimajukan sehari dan lokasinya dipindahkan ke ruang VIP Bandara Komodo.
Perubahan jadwal itu membuat rencana kunjungan Dudung untuk memantau pembangunan hunian sementara di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, batal terlaksana. Setelah rapat, Dudung kembali ke Jakarta.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Kota Labuan Bajo
Berita utama hari ini

Baca juga




