18 Penerbangan Komodo Batal Imbas Abu Anak Krakatau, 2.434 Penumpang Terdampak
Sebanyak 18 penerbangan rute Jakarta–Labuan Bajo dan sebaliknya dibatalkan pada 6–7 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau. Total 2.434 penumpang terdampak menurut data otoritas bandara dan media.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Sebanyak 18 penerbangan rute Jakarta–Labuan Bajo dan sebaliknya dibatalkan pada 6–7 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau, dengan total 2.434 penumpang terdampak menurut data otoritas bandara dan pemberitaan media.
Pembatalan penerbangan pada Senin, 7 September 2026, tercatat sebanyak delapan penerbangan domestik di Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Penerbangan yang dibatalkan seluruhnya merupakan rute Jakarta–Labuan Bajo dan Labuan Bajo–Jakarta.
Berdasarkan keterangan resmi Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Komodo, delapan penerbangan yang dibatalkan pada 7 September terdiri atas empat penerbangan kedatangan dari Jakarta dan empat penerbangan keberangkatan dari Labuan Bajo. Jumlah penumpang terdampak mencapai 1.154 orang, dengan rincian 497 penumpang kedatangan dan 657 penumpang keberangkatan.
UPBU Komodo menyatakan keputusan pembatalan penerbangan diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan penerbangan di tengah sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau. Otoritas bandara berkoordinasi dengan maskapai, AirNav Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan sebaran abu dan informasi keselamatan penerbangan.
Rincian penerbangan terdampak
Dalam siaran resmi, UPBU Komodo mencatat bahwa delapan penerbangan yang dibatalkan pada 7 September dilayani oleh empat maskapai, yaitu Batik Air Indonesia, Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet. Penerbangan internasional rute Malaysia–Labuan Bajo pergi-pulang yang dilayani AirAsia dilaporkan tetap beroperasi pada hari yang sama.
Pada hari sebelumnya, Minggu, 6 September 2026, gangguan penerbangan di Bandara Komodo lebih besar. Kepala Kantor UPBU Komodo Ceppy Triono menyampaikan bahwa terdapat 10 penerbangan rute Jakarta–Labuan Bajo pergi-pulang yang dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau. Seluruh penerbangan tersebut merupakan rute dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Pembatalan 10 penerbangan pada 6 September berdampak terhadap 1.280 penumpang. Ceppy merinci terdapat lima penerbangan kedatangan dan lima penerbangan keberangkatan yang batal, dengan 514 penumpang seharusnya tiba di Labuan Bajo dan 766 penumpang seharusnya berangkat menuju Jakarta.
Penerbangan yang dibatalkan pada 6 September dilayani lima maskapai, yakni Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, AirAsia, dan Super Air Jet. Dengan demikian, total gangguan operasional di Bandara Komodo selama dua hari adalah sebagai berikut:
- Minggu, 6 September 2026: 10 penerbangan batal dan 1.280 penumpang terdampak.
- Senin, 7 September 2026: delapan penerbangan batal dan 1.154 penumpang terdampak.
- Total periode 6–7 September 2026: 18 penerbangan batal dan 2.434 penumpang terdampak.
Gangguan di Bandara Komodo terjadi dalam konteks penutupan sementara sejumlah bandara besar di Jawa dan Sumatra akibat abu vulkanik Anak Gunung Krakatau, termasuk Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara penghubung utama bagi penerbangan dari dan ke Labuan Bajo.
Mekanisme bagi penumpang
UPBU Komodo menyebut penanganan penumpang terdampak, termasuk penjadwalan ulang maupun pengembalian biaya tiket, mengikuti kebijakan masing-masing maskapai. Penumpang diminta berkoordinasi langsung dengan maskapai untuk memperoleh informasi mengenai status penerbangan dan opsi perjalanan yang tersedia.
Calon penumpang diimbau untuk memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara, mengingat perubahan operasional dapat terjadi mengikuti pergerakan abu vulkanik dan informasi keselamatan penerbangan yang dikeluarkan otoritas terkait.
Sumber
- Kementerian Perhubungan - UPBU Komodo
- detikBali - Penerbangan Bandara Komodo Batal Lagi Imbas Erupsi Anak Krakatau
- RRI Ende - Erupsi Anak Krakatau, 1.280 Penumpang di Bandara Komodo Terdampak
- Pos Kupang - 1.280 Penumpang Batal Terbang dari Bandara Labuan Bajo Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
- BMKG - Siaran Pers Imbas Sebaran Abu Vulknaik Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Minta Waspada dan Tenang
Berita berikutnya
Satpolairud Perbaiki Darurat Jembatan Dermaga Kampung Ujung
Satpolairud Polres Manggarai Barat melakukan perbaikan darurat jembatan kayu menuju Dermaga Kampung Ujung di Labuan Bajo setelah keluhan warga tentang…
Baca juga



