Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Wartawan TVRI Diancam Bunuh Usai Liput Kasus Terminal Kembur

Wartawan TVRI di Manggarai Timur, Paul Tengka, mengaku mendapat ancaman pembunuhan lewat telepon pada 12 April 2023, setelah menulis dugaan korupsi pengadaan lahan Terminal Kembur yang sedang disorot media lokal.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Wartawan Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang bertugas di Kabupaten Manggarai Timur, Paul Tengka, mengaku menerima ancaman pembunuhan melalui sambungan telepon pada Rabu malam, 12 April 2023, sekitar pukul 23.00 WITA. Ancaman itu disebut berkaitan dengan pemberitaan mengenai dugaan korupsi pengadaan lahan Terminal Kembur di Kabupaten Manggarai Timur.

Menurut laporan Florespedia.id, Paul Tengka membenarkan peristiwa tersebut melalui pesan WhatsApp kepada redaksi media itu pada Kamis, 13 April 2023. Ia menjelaskan, panggilan telepon masuk dari nomor yang ia sebut sebagai bernomor Jakarta, lalu penelepon menyampaikan intimidasi setelah ia mengangkat sambungan tersebut.

Dalam keterangan yang disampaikan Paul Tengka kepada Florespedia.id, penelepon meminta dirinya berhenti menulis berita tentang perkara pengadaan lahan Terminal Kembur. Penelepon juga mengingatkan agar ia tidak ikut campur lebih jauh dalam kasus yang sedang disorot.

“Cukup sudah menulis tentang ini,” kata penelepon, sebagaimana dikutip dari penuturan Paul Tengka oleh Florespedia.id.

Paul Tengka menyebut nomor tersebut tidak lagi dapat dihubungi setelah percakapan berakhir. Ketika ia mencoba menghubungi kembali, nomor itu disebut sudah tidak aktif, sehingga identitas penelepon tidak diketahui.

Ancaman Dikaitkan dengan Liputan Terminal Kembur

Florespedia.id melaporkan, ancaman itu muncul setelah Paul Tengka menulis berita tentang dugaan korupsi pengadaan lahan Terminal Kembur di Manggarai Timur. Dalam percakapan yang dikisahkan kepada media tersebut, penelepon meminta dirinya tidak serta-merta mempercayai pernyataan pihak tertentu yang menjadi sumber pemberitaan.

Florespedia.id mengaitkan ancaman itu dengan pemberitaan sebelumnya mengenai kasus Terminal Kembur, termasuk berita berjudul “Pengacara BAM Minta Jaksa Manggarai Seret Kelompok Fansi Jahang”. Berita itu menyoroti proses hukum pengadaan lahan Terminal Kembur dan peran sejumlah pihak yang disebut dalam persidangan.

Kasus pengadaan lahan Terminal Kembur sendiri telah menjadi perhatian sejumlah media lokal. Floresa.co dalam beberapa laporan mendalam menulis tentang proses persidangan dan vonis terhadap pemilik lahan Gregorius Jeramu dan pegawai negeri Benediktus Aristo Moa, yang dijerat dalam perkara korupsi pengadaan lahan untuk terminal tersebut. Media itu juga menyoroti kritik terhadap penegakan hukum yang dinilai tidak menyentuh pihak-pihak lain yang disebut dalam persidangan.

Floresa.co dan media lokal lain menggambarkan kasus Terminal Kembur sebagai salah satu perkara korupsi yang menyita perhatian publik di Manggarai Timur. Proses hukum terhadap pengadaan lahan dan pembangunan fisik terminal itu memunculkan protes dari keluarga terdakwa, organisasi kemahasiswaan, dan kelompok masyarakat sipil yang mempertanyakan arah penindakan hukum.

Rincian Peristiwa Menurut Laporan Media

Florespedia.id merangkum beberapa rincian peristiwa ancaman terhadap Paul Tengka sebagai berikut:

  • Waktu ancaman pada Rabu, 12 April 2023, sekitar pukul 23.00 WITA.
  • Media komunikasi melalui sambungan telepon ke nomor yang disebut berasal dari Jakarta.
  • Jurnalis yang mengaku menerima ancaman adalah Paul Tengka, wartawan TVRI yang bertugas di Manggarai Timur.
  • Isu yang disebut sebagai pemicu ancaman adalah pemberitaan mengenai dugaan korupsi pengadaan lahan Terminal Kembur.

Hingga pertengahan April 2023, pemberitaan media lokal yang dapat diakses terutama memuat pengakuan Paul Tengka dan kaitannya dengan liputan Terminal Kembur. Laporan-laporan lain mengenai kasus Terminal Kembur berfokus pada proses hukum pengadaan lahan dan kritik terhadap penegakan hukum, tanpa merinci lebih lanjut ihwal penanganan laporan ancaman terhadap jurnalis tersebut.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.