Polres Manggarai Barat Kirim Logistik Tahap Ketiga ke Pulau Longos
Sat Polairud Polres Manggarai Barat kembali mengirim bantuan logistik tahap ketiga bagi warga terdampak gempa di Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat kembali mendistribusikan bantuan logistik tahap ketiga bagi warga terdampak gempa di Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Menurut laporan RRI, bantuan diberangkatkan pada Rabu, 9 September 2026, melalui jalur laut untuk menjangkau wilayah kepulauan yang akses transportasinya terbatas pascagempa di kawasan Flores.
Logistik tahap ketiga untuk Pulau Longos
RRI menyebut bantuan ini sebagai logistik tanggap darurat bencana gempa bumi tahap ketiga yang menyasar warga Pulau Longos.
Dalam siaran pers yang dikutip RRI, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Markas Polres Manggarai Barat, Kampung Ujung, Labuan Bajo.
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, IPTU Leonardo Marpaung, memimpin penyerahan kepada Kepala Desa Pontianak, Sarifudin, sebelum bantuan diangkut melintasi laut menuju Pulau Longos.
Setelah serah terima di Labuan Bajo, logistik diangkut menggunakan perahu milik masyarakat untuk menempuh perjalanan laut ke Pulau Longos.
Rincian jenis dan jumlah bantuan
RRI dan Okebajo.com merinci bahwa paket logistik tahap ketiga ini tidak hanya berisi bahan makanan, tetapi juga kebutuhan bayi, pakaian, perlengkapan tidur, dan hunian sementara.
Untuk kebutuhan pangan dan minuman, bantuan terdiri atas 15 dus mi instan, 40 dus susu Indomilk, 50 dus air mineral, dan 5 dus biskuit.
Untuk kebutuhan bayi dan sanitasi, bantuan meliputi susu bayi, popok, 50 stel pakaian layak pakai, 50 lembar sarung, dan 50 lembar handuk.
Untuk mendukung hunian sementara dan perlengkapan tidur, disalurkan 10 unit kasur lipat, selimut, serta 2 lembar terpal berukuran besar, masing-masing 12 x 15 meter.
Distribusi ke wilayah kepulauan
Dalam pemberitaan RRI, Leonardo Marpaung menjelaskan bahwa pendistribusian logistik melalui jalur perairan merupakan komitmen kepolisian untuk memastikan bantuan bencana menjangkau masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil.
Ia menyatakan langkah ini diambil untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok serta memastikan ketersediaan kebutuhan dasar di wilayah yang aksesibilitasnya terganggu pascagempa.
Kepala Desa Pontianak, Sarifudin, dalam kutipan RRI, menyampaikan bahwa bantuan telah diterima dan akan didistribusikan secara transparan dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan di Pulau Longos.
Laporan lanjutan penanganan gempa
Halaman tag Polres Manggarai Barat dan Daerah 3T di RRI mencantumkan berita berjudul “Polres Mabar Kembali Kirim Logistik Korban Gempa di Pulau Longos”, yang menempatkan pengiriman logistik tahap ketiga ini sebagai bagian dari rangkaian penanganan pascagempa.
Laporan tersebut menegaskan bahwa wilayah kepulauan di Manggarai Barat, termasuk Pulau Longos, menjadi salah satu fokus distribusi bantuan karena keterbatasan akses transportasi darat.
Sumber
Berita berikutnya

Setahun Kodim 1630 Manggarai Barat, Pemkab Soroti Kontribusi
Kodim 1630/Manggarai Barat memperingati HUT pertama pada 19 September 2026.
Baca juga



