Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

PLN Sosialisasikan Jaringan Listrik ke Liang Panas

PLN ULP Labuan Bajo dan UP2K Flores menyosialisasikan rencana pembangunan jaringan listrik ke Dusun Liang Panas, Desa Tondong Belang, Manggarai Barat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Labuan Bajo — Harapan warga Dusun Liang Panas, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, untuk menikmati listrik PLN semakin dekat setelah dilakukan sosialisasi rencana pembangunan jaringan listrik oleh tim PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo bersama Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores pada Rabu, 9 September.

Menurut laporan Pos Kupang, sosialisasi program Listrik Dusun itu digelar menjelang dimulainya pembangunan perluasan jaringan kelistrikan ke Liang Panas. Kegiatan dilaksanakan di dusun setempat dan dihadiri perwakilan PLN serta pemerintah desa.

Dalam sosialisasi tersebut, PLN memberikan penjelasan kepada warga mengenai tahapan pembangunan jaringan, pemanfaatan lahan untuk infrastruktur kelistrikan, prosedur penyambungan baru, pemanfaatan aplikasi PLN Mobile, dan edukasi keselamatan ketenagalistrikan. Penjelasan ini dimaksudkan agar masyarakat memahami proses sebelum jaringan dipasang dan dapat mempersiapkan diri saat layanan listrik mulai mengalir.

Program Listrik Dusun yang dijalankan PLN merupakan bagian dari upaya perluasan akses energi ke wilayah perdesaan yang belum menikmati layanan PLN secara penuh. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut peningkatan akses listrik desa sebagai prioritas nasional dengan target pembangunan infrastruktur listrik perdesaan dan penyambungan listrik rumah tangga di desa-desa yang belum berlistrik PLN. Penugasan kepada PLN dilakukan melalui Program Listrik Perdesaan (Lisdes) untuk menjangkau pelosok desa.

Keterlibatan warga dan pemerintah desa

Dalam sosialisasi di Liang Panas, PLN menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap proses pembangunan jaringan. Dukungan tersebut mencakup persetujuan penggunaan lahan, kelancaran pekerjaan di lapangan, hingga menjaga keamanan fasilitas setelah jaringan terpasang. Klarifikasi pemanfaatan lahan disebut sebagai salah satu faktor utama dalam pembangunan jaringan agar tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari.

Pemerintah Desa Tondong Belang ikut hadir dalam kegiatan itu dan menyatakan siap memfasilitasi tahapan elektrifikasi di Liang Panas. Pemerintah desa memandang listrik sebagai kebutuhan yang sudah lama dinantikan warga dan sebagai prasarana penting untuk mendorong kegiatan belajar, usaha rumah tangga, dan akses informasi.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa Desa Tondong Belang sebelumnya belum sepenuhnya terlayani listrik PLN. Dalam publikasi Kecamatan Mbeliling Dalam Angka 2022, tercatat sebagian rumah tangga di desa itu belum menggunakan listrik PLN. Kondisi tersebut menegaskan ketimpangan akses energi di wilayah perdesaan dan menjadi latar belakang penting bagi pelaksanaan program Listrik Dusun.

PLN Mobile dan layanan resmi

Manager PLN ULP Labuan Bajo, Oscarlian Ratu, memperkenalkan aplikasi PLN Mobile kepada warga Liang Panas sebagai saluran resmi untuk mengajukan sambungan baru, menambah daya, dan menyampaikan pengaduan gangguan. Ia menjelaskan bahwa dengan PLN Mobile, warga dapat memantau proses layanan secara daring dan terhindar dari praktik perantara yang tidak resmi.

Portal layanan PLN dan PLN Mobile menyediakan fitur permohonan penyambungan baru dan perubahan daya listrik secara online, yang diklaim cepat, mudah, dan dapat dimonitor oleh pelanggan. Pemanfaatan kanal resmi ini diharapkan memudahkan warga desa terpencil mengakses layanan tanpa harus sering datang ke kantor PLN di kota.

Langkah awal perluasan jaringan

Sosialisasi di Liang Panas menjadi tahapan awal sebelum pembangunan fisik perluasan jaringan listrik dimulai. PLN menyampaikan bahwa pembangunan memerlukan kesiapan teknis, kepastian jalur jaringan, dan dukungan warga agar pekerjaan dapat berlangsung tertib. Dalam berbagai proyek listrik desa, PLN umumnya membangun jaringan tegangan menengah dan rendah serta gardu distribusi sebelum sambungan rumah tangga dapat diaktifkan.

Program peningkatan akses listrik desa yang dikerjakan PLN bersama pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Manggarai Barat, bertujuan mengurangi keterisolasian energi di wilayah terpencil. Dengan hadirnya jaringan listrik ke Liang Panas, pemerintah dan warga berharap kegiatan ekonomi keluarga, pendidikan, dan pemanfaatan potensi desa dapat berkembang lebih lanjut.

Pos Kupang menuliskan bahwa bagi warga Liang Panas, listrik tidak hanya dipandang sebagai sumber penerangan rumah, tetapi juga sebagai sarana untuk belajar, bekerja, dan berusaha. Namun, jadwal pasti pengoperasian jaringan serta jumlah rumah tangga yang akan tersambung belum dijelaskan dalam sosialisasi yang diberitakan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.