Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Pesawat Polri Terbangkan Jenazah Alfonsius Mehan dari Labuan Bajo ke Maumere

Jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, korban penembakan di Jayawijaya, diterbangkan dari Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo menuju Maumere menggunakan pesawat dinas Polri pada Sabtu, 12 September 2026, setelah keluarga dan…

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diterbangkan dari Bandara Internasional Komodo menuju Maumere, Kabupaten Sikka, menggunakan pesawat dinas Polri pada Sabtu, 12 September 2026.

Menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI), jenazah Alfonsius tiba di Bandara Internasional Komodo sekitar pukul 12.42 WITA dengan penerbangan Batik Air bernomor ID-6331 dari Makassar melalui Denpasar. Setibanya di Labuan Bajo, peti jenazah dipindahkan dari kompartemen kargo pesawat komersial ke pesawat Polri jenis Cassa 212-200 dengan nomor registrasi P-4101 dalam prosesi penghormatan kedinasan yang melibatkan aparat kepolisian dan otoritas bandara.

Dalam keterangan tertulis Kepolisian Negara Republik Indonesia, pemanfaatan pesawat dinas Polri dilakukan atas instruksi Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko karena tidak tersedia penerbangan komersial menuju Maumere pada hari yang sama. Menurut keterangan itu, pesawat Cassa 212-200 milik Polri disiapkan untuk memastikan pemindahan jenazah dari Labuan Bajo ke Maumere berlangsung aman dan tertib.

Prosesi pemindahan di Bandara Komodo

RRI dan TribunFlores memberitakan, sebelum keberangkatan pesawat Polri, personel gabungan dari Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, dan pihak bandara memberikan penghormatan di area apron Bandara Internasional Komodo. Peti jenazah yang sudah diselubungi bendera merah putih diangkat secara bergantian dan dibawa menuju pesawat Cassa P-4101.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menjelaskan kepada TribunFlores bahwa pengawalan dan pemindahan jenazah ke kampung halaman di Maumere dilakukan secara khusus, termasuk pengamanan area bandara dan pendampingan keluarga dalam penerbangan. Sejumlah anggota keluarga turut serta dalam penerbangan menuju Maumere, sebagaimana dilaporkan Tirto dan Pos-Kupang dari Maumere.

RRI mencatat Pesawat Polri Cassa P-4101 lepas landas dari Bandara Internasional Komodo pada pukul 13.33 WITA menuju Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere. Pos-Kupang melaporkan pesawat itu mendarat di Bandara Frans Seda sekitar pukul 14.39 WITA dan disambut rombongan keluarga serta pejabat daerah dalam upacara penyematan bendera merah putih pada peti jenazah. Tirto menulis pesawat yang membawa jenazah Alfonsius tiba di Maumere sekitar pukul 14.40 WITA.

Permintaan fasilitasi penerbangan ke Maumere

Sebelum pemulangan menggunakan pesawat Polri, Komunitas Kita Bersaudara Maumere (KKBM) Kupang meminta pemerintah membantu pemulangan jenazah dari Labuan Bajo melalui jalur udara. Pos-Kupang melaporkan, rencana awal pemulangan adalah jalur darat dari Labuan Bajo ke Maumere yang diperkirakan memakan waktu hampir 24 jam, setelah jenazah tiba di Labuan Bajo dengan penerbangan komersial dari Makassar melalui Denpasar. Permintaan KKBM dan keluarga kemudian direspons dengan penyediaan pesawat Cassa milik Polda NTT untuk penerbangan khusus Labuan Bajo–Maumere.

Korban penembakan di Jayawijaya

Alfonsius Albinus Mehan merupakan aparatur sipil negara Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur dalam penembakan kelompok kriminal bersenjata ketika menjalankan tugas menyalurkan bantuan bibit ternak di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September 2026. Tirto dan TribunFlores menulis Alfonsius adalah satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang menjadi korban penembakan, bersama Aprida Rapi dan Willi Mbuik.

TribunNews dan TribunFlores memberitakan bahwa ketiga korban kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Alfonsius dipulangkan ke Maumere dan dimakamkan di Wailiti, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 10.00 WITA.

Sejumlah laporan media dari Maumere menggambarkan suasana duka yang menyelimuti kedatangan jenazah di Terminal Kargo Bandara Frans Seda dan di rumah duka, dengan kehadiran keluarga, kerabat, serta perwakilan pemerintah daerah untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.