KKN Tematik Undana Salurkan Bantuan dan Pendampingan di Manggarai
Mahasiswa KKN Tematik Undana menyalurkan bantuan, menggelar pendampingan psikososial, dan menyiapkan program pemulihan bagi penyintas gempa di Manggarai serta Manggarai Timur pada awal September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Mahasiswa KKN Tematik Universitas Nusa Cendana menyalurkan bantuan dan menggelar pendampingan psikososial bagi penyintas gempa di Manggarai dan Manggarai Timur pada awal September 2026. Kegiatan itu dilakukan setelah asesmen kebutuhan warga di sejumlah titik terdampak pascagempa Flores.
Dalam laporan kampus, tim KKN tematik di Manggarai menjalankan kegiatan kemanusiaan pada 2–3 September 2026 melalui psychological first aid di SDI Welong dan penyaluran donasi di Desa Wae Mulu. Universitas Nusa Cendana juga menyebut tim lain di Manggarai Timur menggelar kegiatan pemulihan pendidikan dan trauma healing bagi anak-anak terdampak gempa.
Konteks bencana yang melatarbelakangi kegiatan itu mengacu pada rangkaian gempa di Flores pada Agustus 2026. BMKG mencatat gempa utama bermagnitudo 7,7 terjadi pada 15 Agustus 2026, disusul sejumlah gempa susulan dengan pusat guncangan di wilayah Manggarai Timur dan sekitarnya. Pada 20, 22, 24, dan 31 Agustus, BMKG juga merilis beberapa gempa susulan lain yang dirasakan di Manggarai, Manggarai Timur, dan Ruteng.
Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan
Undana menyatakan program bantuan disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan warga terdampak. Fokusnya mencakup dukungan logistik, pendampingan psikologis, dan pemulihan kegiatan belajar anak-anak pascabencana.
Di Manggarai, kegiatan mahasiswa KKN tematik pada 2–3 September 2026 menyasar anak-anak sekolah dasar di SDI Welong, sementara bantuan kemanusiaan disalurkan ke kelompok rentan di Desa Wae Mulu. Di Manggarai Timur, tim lain dari Undana membangun layanan pemulihan pendidikan dan trauma healing di satuan pendidikan yang terdampak gempa.
Program pemulihan itu juga berjalan seiring dukungan dari pemerintah dan lembaga lain di Nusa Tenggara Timur. Pada akhir Agustus 2026, rektor Undana disebut meninjau posko relawan dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak di Manggarai, sementara polisi setempat juga menyalurkan bantuan kepada penyintas di wilayah pengungsian.
Fokus pemulihan pendidikan dan ketahanan warga
Dalam pemberitaan kampus, Undana menempatkan sekolah darurat, pendampingan psikososial, dan dukungan ketahanan pangan sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Di Manggarai Timur, tim KKN tematik juga mengembangkan program ketahanan pangan bersama warga Ranameti melalui pembuatan bedeng tanaman sayuran dan penyaluran bibit serta terpal untuk penampungan air darurat.
Langkah itu memperlihatkan pergeseran dari respons darurat ke pemulihan. Di lapangan, kebutuhan yang berulang disebut mencakup perlindungan tempat tinggal sementara, dukungan pendidikan anak, dan akses air bersih bagi keluarga terdampak.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Undana menempatkan mahasiswa KKN tematik sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Manggarai dan Manggarai Timur. Kegiatan mereka meliputi asesmen, penyaluran bantuan, pendampingan psikososial, serta dukungan bagi sekolah dan keluarga terdampak gempa.
Sumber
Berita berikutnya
Dugaan Pemukulan di DPRD Ende, Irwan Kila Tempuh Jalur Hukum
Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso diduga memukul Ketua Fraksi Hanura Hironimus Irwan Kila Pelo saat rapat paripurna pembahasan Perubahan APBD 2026 pada…

