Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 31 Oktober 2026

Pemkab Manggarai Rencanakan Sekolah Lapang Gempa Tahunan

Pemerintah Kabupaten Manggarai berencana menjadikan Sekolah Lapang Gempa Bumi sebagai agenda tahunan. Kegiatan BMKG di Ruteng membahas mitigasi gempa, tsunami, dan simulasi kesiapsiagaan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan bersarung medis memegang tas pertolongan pertama berwarna biru dengan latar belakang putih.
Ilustrasi: Tangan bersarung medis memegang tas pertolongan pertama berwarna biru dengan latar belakang putih. · Foto: Roger Brown / Pexels

Sky Terrace Ruteng — Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit membuka Sekolah Lapang Gempa Bumi yang diselenggarakan Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pada 29 Oktober 2026 di Ruteng.

Mengapa ini penting: Warga dan lembaga di Kabupaten Manggarai mendapat edukasi serta latihan kesiapsiagaan gempa dan tsunami, dengan kegiatan berikutnya direncanakan menjangkau sejumlah kecamatan.

Nabit menyampaikan rencana menjadikan kegiatan tersebut agenda tahunan. Pelaksanaan berikutnya akan diperluas ke sejumlah kecamatan, termasuk wilayah utara Kabupaten Manggarai, agar edukasi kebencanaan menjangkau lebih banyak warga, menurut RRI.

Sekolah Lapang Gempa Bumi itu menjadi sarana edukasi, sosialisasi, dan simulasi penanganan bencana. Kegiatan tersebut membahas karakteristik gempa, potensi bahaya di Manggarai, rantai peringatan dini tsunami, serta langkah penyelamatan diri.

Menurut RRI, sekitar 56 peserta mengikuti kegiatan itu. Mereka berasal dari unsur badan penanggulangan bencana daerah, perangkat daerah, sekolah, media, aparat, masyarakat, serta pelaku industri dan usaha.

Peserta juga mengikuti simulasi gempa bumi kuat dan latihan berbasis kelompok atau Table Top Exercise. BMKG berharap kegiatan itu meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memahami gempa, peringatan dini tsunami, serta tindakan penyelamatan.

RRI melaporkan kegiatan serupa pada tahun berikutnya direncanakan berlangsung di tingkat kecamatan. Tribun Flores melaporkan Unika Santu Paulus Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai mendorong penguatan edukasi untuk membangun budaya siaga bencana.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.