Bagaimana Gerakan Pangan Murah Pemkab Manggarai Barat membantu warga Labuan Bajo?
Pemkab Manggarai Barat menggelar Gerakan Pangan Murah pada 23 Oktober 2026. Warga Labuan Bajo dan sekitarnya dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok di bawah harga pasar.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Manggarai Barat — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Manggarai Barat pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung pukul 09.00–16.00 WITA.
Warga dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Komoditas yang tersedia meliputi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, gula pasir, telur, serta produk pangan olahan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan.
GPM ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Badan Pangan Nasional, dan Perum Bulog Manggarai Barat. Pemerintah daerah juga melibatkan Dinas Perdagangan Kabupaten Manggarai Barat untuk menghubungi distributor agar menyediakan komoditas dengan harga lebih rendah.
Pangan murah membantu warga Labuan Bajo menjaga belanja rumah tangga
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengajak masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok. Lokasi di halaman kantor dinas dipilih karena keterbatasan anggaran untuk mengakomodasi mitra dan distributor jika kegiatan digelar di tempat lain.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Manggarai Barat, Yovita Ersita Ajul, menyebut kegiatan ini merupakan pelaksanaan ketiga sepanjang 2026. Menurutnya, GPM tidak hanya berfokus pada beras, tetapi juga komoditas lain yang mengalami kenaikan harga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Barat, Sofiandi, mengatakan kehadiran pemerintah penting untuk membantu masyarakat memperoleh pangan murah dan berkualitas. Dukungan mitra dan Bulog digunakan untuk menjaga ketersediaan stok.
Kegiatan ini ditujukan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta membantu mengendalikan tekanan inflasi daerah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga



