Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 31 Oktober 2026

Bulog Ruteng Perketat Pengawasan Beras SPHP di Manggarai

Bulog Cabang Ruteng mengawasi mitra penjual beras SPHP di Manggarai agar mematuhi HET. Pemeriksaan melibatkan Satgas Saber Pangan, Polres Manggarai, dan pemerintah daerah.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Empat mangkuk putih berisi aneka jenis beras di atas permukaan putih.
Ilustrasi: Empat mangkuk putih berisi aneka jenis beras di atas permukaan putih. · Foto: MART PRODUCTION / Pexels

Ruteng — Perum Bulog Cabang Ruteng, Kabupaten Manggarai, memperketat pengawasan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Langkah ini diarahkan untuk mencegah mitra menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Perum Bulog Cabang Ruteng, Yermi R.F. Djami, mengatakan pemeriksaan dilakukan melalui inspeksi mendadak terhadap mitra penjualan beras SPHP. Pengawasan itu dijalankan bersama Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai, dan pemerintah daerah.

Bulog meminta mitra menjalankan tata cara penjualan sesuai ketentuan, termasuk memasang spanduk informasi harga di lokasi penjualan. Pengawasan juga mencakup pencegahan penyimpangan distribusi dan praktik pengoplosan atau pencampuran beras untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Pengawasan harga beras berdampak langsung pada warga Manggarai

Bagi warga Kabupaten Manggarai, kepatuhan mitra terhadap HET menentukan apakah beras SPHP dapat dibeli sesuai ketentuan. Pemeriksaan langsung dan keterlibatan aparat membuka jalur pengawasan yang lebih dekat dengan tempat penjualan, sementara laporan masyarakat dapat membantu menindaklanjuti dugaan penyimpangan.

Mitra yang terbukti melanggar dapat dikenai sanksi bertahap, mulai dari peringatan hingga pemutusan kerja sama. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, perkara dapat ditindaklanjuti bersama Satgas Pangan.

Bulog juga mengingatkan mitra agar tidak mencampur beras SPHP dengan beras lain. Pengawasan distribusi dan partisipasi masyarakat disebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan beras diterima konsumen sesuai ketentuan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.