Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 31 Oktober 2026

BMKG Ingatkan Risiko Gempa dan Longsor di Manggarai

BMKG mengingatkan potensi gempa akibat Flores Back-Arc Thrust dan risiko longsor di lereng Ruteng saat awal musim hujan pada dasarian ketiga Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lereng bukit hijau yang curam tertutup kabut tebal dan awan mendung.
Ilustrasi: Lereng bukit hijau yang curam tertutup kabut tebal dan awan mendung. · Foto: Zaur Takhgiriev / Pexels

Ruteng — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan risiko gempa dan longsor di Kabupaten Manggarai. Peringatan itu disampaikan dalam kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi di Sky Terrace Ruteng, Kamis, 29 Oktober 2026, dan diberitakan pada 30 Oktober 2026.

BMKG menyebut Manggarai termasuk wilayah yang berpotensi mengalami gempa akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Aktivitas tektonik itu disebut menjadi sumber gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Agustus 2026.

Untuk ancaman hidrometeorologi, BMKG memperkirakan Ruteng dan wilayah sekitarnya memasuki awal musim hujan pada dasarian ketiga Oktober 2026. Periode itu datang satu dasarian lebih awal dibandingkan rata-rata biasanya.

Risiko longsor meningkat di lereng curam Ruteng

Letak Ruteng di kawasan perbukitan membuat lereng curam lebih rentan saat hujan turun dengan intensitas tinggi atau berlangsung terus-menerus. BMKG menjelaskan, curah hujan tinggi dapat meningkatkan kejenuhan tanah dan memperbesar kemungkinan terjadinya pergerakan tanah.

BMKG juga memperkuat mitigasi bencana di Nusa Tenggara Timur dengan mengoperasikan sekitar 39 peralatan Indonesia Tsunami Early Warning System (INA-TEWS) serta 24 peralatan pemantauan cuaca dan geofisika, yang disebut Aloptama, berikut perangkat pendukung lainnya.

Selain memperkuat pengamatan gempa dan cuaca, BMKG mendorong edukasi serta latihan kesiapsiagaan masyarakat. Lembaga itu menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendampingi peningkatan kesadaran dan kesiapan warga di wilayah rawan bencana.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.