Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 31 Oktober 2026

Manggarai Jalankan Green School untuk Pendidikan Lingkungan

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai menjalankan Green School untuk pendidikan lingkungan dan perubahan iklim. Program menyasar peserta didik lintas jenjang.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bibit tanaman kecil tumbuh di dalam pot tanah liat dengan latar belakang hijau buram.
Ilustrasi: Bibit tanaman kecil tumbuh di dalam pot tanah liat dengan latar belakang hijau buram. · Foto: Ylanite Koppens / Pexels

Manggarai — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai menjalankan program Green School yang berkaitan dengan pendidikan lingkungan dan perubahan iklim pada Rabu, 28 Oktober 2026. Program ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan, S.Pd., M.Si., dalam wawancara pagi RRI menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Program tersebut diarahkan untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan kepada peserta didik sejak taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga perguruan tinggi. Dalam penjelasan lain pada hari yang sama, Green School disebut mendorong aktivitas nyata seperti menyiapkan bibit, mengolah lahan, dan menghasilkan produk ramah lingkungan.

Green School memperkuat pendidikan lingkungan di Manggarai

Bagi sekolah dan keluarga di Manggarai, program ini menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter. Kegiatan tidak hanya mengandalkan materi di kelas, tetapi juga mengajak peserta didik berlatih melalui pekerjaan yang dapat dilihat hasilnya di lingkungan sekolah.

Wensislaus menyebut guru memiliki peran penting karena anak-anak belajar melalui contoh yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, pendidikan lingkungan dikaitkan dengan keteladanan guru, orang tua, dan masyarakat. Kepedulian terhadap kondisi bumi juga disebut sebagai bentuk patriotisme yang relevan bagi generasi muda.

Pemberitaan tersebut menempatkan Green School dalam rangkaian penguatan kepedulian sosial dan aksi nyata pemuda. Pemerintah Kabupaten Manggarai juga disebut mendorong pembentukan karakter sejak dini melalui program Saber Call, yang berfokus pada pendampingan dan refleksi bersama sekolah, guru, murid, serta tenaga kependidikan.

Program Green School mencakup jenjang pendidikan dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Sumber yang sama tidak menyebut jadwal pelaksanaan lanjutan atau target angka peserta program.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.