Manggarai Jalankan Green School untuk Pendidikan Lingkungan
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai menjalankan Green School untuk pendidikan lingkungan dan perubahan iklim. Program menyasar peserta didik lintas jenjang.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Manggarai — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai menjalankan program Green School yang berkaitan dengan pendidikan lingkungan dan perubahan iklim pada Rabu, 28 Oktober 2026. Program ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan, S.Pd., M.Si., dalam wawancara pagi RRI menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Program tersebut diarahkan untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan kepada peserta didik sejak taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga perguruan tinggi. Dalam penjelasan lain pada hari yang sama, Green School disebut mendorong aktivitas nyata seperti menyiapkan bibit, mengolah lahan, dan menghasilkan produk ramah lingkungan.
Green School memperkuat pendidikan lingkungan di Manggarai
Bagi sekolah dan keluarga di Manggarai, program ini menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter. Kegiatan tidak hanya mengandalkan materi di kelas, tetapi juga mengajak peserta didik berlatih melalui pekerjaan yang dapat dilihat hasilnya di lingkungan sekolah.
Wensislaus menyebut guru memiliki peran penting karena anak-anak belajar melalui contoh yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, pendidikan lingkungan dikaitkan dengan keteladanan guru, orang tua, dan masyarakat. Kepedulian terhadap kondisi bumi juga disebut sebagai bentuk patriotisme yang relevan bagi generasi muda.
Pemberitaan tersebut menempatkan Green School dalam rangkaian penguatan kepedulian sosial dan aksi nyata pemuda. Pemerintah Kabupaten Manggarai juga disebut mendorong pembentukan karakter sejak dini melalui program Saber Call, yang berfokus pada pendampingan dan refleksi bersama sekolah, guru, murid, serta tenaga kependidikan.
Program Green School mencakup jenjang pendidikan dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Sumber yang sama tidak menyebut jadwal pelaksanaan lanjutan atau target angka peserta program.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Analisis
Polres Manggarai Periksa Saksi Kunci Kasus di Reok Barat
Polres Manggarai menjadwalkan pemeriksaan satu saksi kunci pada 30 Oktober 2026 dalam perkara dugaan pemerkosaan siswi SMA di Reok Barat. Hasil visum…
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan
Baca juga





