PAD Pariwisata Manggarai Barat Capai Rp5,7 Miliar hingga November 2023
PAD sektor pariwisata Kabupaten Manggarai Barat mencapai sekitar Rp5,7 miliar per 21 November 2023 dari target Rp10 miliar.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mencatat pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp5,7 miliar per 21 November 2023 dari target Rp10 miliar pada tahun itu, menurut Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat Pius Baut menyatakan bahwa aktivitas menyelam atau diving menjadi penyumbang terbesar PAD sektor pariwisata di Labuan Bajo.
Menurut Pius, PAD dari aktivitas diving mencapai Rp1,5 miliar hingga 21 November 2023.
Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat mencatat kontribusi wisatawan mancanegara terhadap PAD dari aktivitas diving sebesar Rp1,47 miliar, sementara wisatawan nusantara menyumbang Rp41,3 juta.
Wisatawan mancanegara dominan
Pius Baut menjelaskan bahwa wisatawan mancanegara mendominasi kegiatan menyelam di Labuan Bajo.
Ia menyebut terdapat 14.734 wisatawan mancanegara yang melakukan aktivitas diving sejak Januari hingga 21 November 2023.
Pemerintah daerah berharap kunjungan wisatawan pada akhir tahun 2023 dapat terus meningkatkan penerimaan pariwisata.
Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat menyatakan terus mempromosikan Labuan Bajo melalui berbagai saluran komunikasi dan jejaring dengan pemangku kepentingan pariwisata.
Berikut beberapa angka utama yang disampaikan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat untuk periode hingga 21 November 2023:
- PAD sektor pariwisata: Rp5,7 miliar.
- Target PAD sektor pariwisata: Rp10 miliar.
- PAD dari aktivitas diving: Rp1,5 miliar.
- Kontribusi wisatawan mancanegara dari diving: Rp1,47 miliar.
- Wisatawan mancanegara yang melakukan diving: 14.734 orang.
Data tersebut menunjukkan besarnya kontribusi wisatawan mancanegara terhadap penerimaan dari aktivitas menyelam di Labuan Bajo.
Pius Baut menyampaikan keyakinan bahwa target PAD sektor pariwisata sebesar Rp10 miliar dapat dikejar hingga akhir tahun 2023 seiring peningkatan kunjungan wisatawan dan upaya perbaikan tata kelola destinasi.
Potensi wisata bawah laut
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi sebelumnya menyebut Labuan Bajo memiliki sekitar 52 titik penyelaman yang tersebar di pulau-pulau kecil di kawasan tersebut.
Beberapa lokasi penyelaman yang dikenal berada di kawasan Taman Nasional Komodo, antara lain Pulau Sabolo yang menawarkan hamparan pasir putih dan perairan jernih serta Manta Point yang menjadi lokasi wisata melihat ikan pari manta.
Ragam titik penyelaman itu menjadi salah satu daya tarik utama Labuan Bajo bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara dan berkontribusi terhadap penerimaan daerah dari sektor pariwisata.
Sumber
Berita berikutnya
RPJMD Manggarai Barat 2021–2026 Memuat Proyeksi Pendapatan Daerah
RPJMD Kabupaten Manggarai Barat 2021–2026 menetapkan kerangka pendanaan pembangunan, termasuk proyeksi pendapatan daerah dan PAD.
Baca juga


