Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

PAD Pariwisata Manggarai Barat Capai Rp5,7 Miliar hingga November 2023

PAD sektor pariwisata Kabupaten Manggarai Barat mencapai sekitar Rp5,7 miliar per 21 November 2023 dari target Rp10 miliar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pulau Padar masih berada di kawasan taman nasional komodo.
Foto arsip: Pulau Padar masih berada di kawasan taman nasional komodo. · Foto: AsdarMunandar / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mencatat pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp5,7 miliar per 21 November 2023 dari target Rp10 miliar pada tahun itu, menurut Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat Pius Baut menyatakan bahwa aktivitas menyelam atau diving menjadi penyumbang terbesar PAD sektor pariwisata di Labuan Bajo.

Menurut Pius, PAD dari aktivitas diving mencapai Rp1,5 miliar hingga 21 November 2023.

Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat mencatat kontribusi wisatawan mancanegara terhadap PAD dari aktivitas diving sebesar Rp1,47 miliar, sementara wisatawan nusantara menyumbang Rp41,3 juta.

Wisatawan mancanegara dominan

Pius Baut menjelaskan bahwa wisatawan mancanegara mendominasi kegiatan menyelam di Labuan Bajo.

Ia menyebut terdapat 14.734 wisatawan mancanegara yang melakukan aktivitas diving sejak Januari hingga 21 November 2023.

Pemerintah daerah berharap kunjungan wisatawan pada akhir tahun 2023 dapat terus meningkatkan penerimaan pariwisata.

Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat menyatakan terus mempromosikan Labuan Bajo melalui berbagai saluran komunikasi dan jejaring dengan pemangku kepentingan pariwisata.

Berikut beberapa angka utama yang disampaikan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat untuk periode hingga 21 November 2023:

  • PAD sektor pariwisata: Rp5,7 miliar.
  • Target PAD sektor pariwisata: Rp10 miliar.
  • PAD dari aktivitas diving: Rp1,5 miliar.
  • Kontribusi wisatawan mancanegara dari diving: Rp1,47 miliar.
  • Wisatawan mancanegara yang melakukan diving: 14.734 orang.

Data tersebut menunjukkan besarnya kontribusi wisatawan mancanegara terhadap penerimaan dari aktivitas menyelam di Labuan Bajo.

Pius Baut menyampaikan keyakinan bahwa target PAD sektor pariwisata sebesar Rp10 miliar dapat dikejar hingga akhir tahun 2023 seiring peningkatan kunjungan wisatawan dan upaya perbaikan tata kelola destinasi.

Potensi wisata bawah laut

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi sebelumnya menyebut Labuan Bajo memiliki sekitar 52 titik penyelaman yang tersebar di pulau-pulau kecil di kawasan tersebut.

Beberapa lokasi penyelaman yang dikenal berada di kawasan Taman Nasional Komodo, antara lain Pulau Sabolo yang menawarkan hamparan pasir putih dan perairan jernih serta Manta Point yang menjadi lokasi wisata melihat ikan pari manta.

Ragam titik penyelaman itu menjadi salah satu daya tarik utama Labuan Bajo bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara dan berkontribusi terhadap penerimaan daerah dari sektor pariwisata.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.