Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Citilink Angkut 91,5 Ton Bantuan Gempa NTT ke Labuan Bajo

Citilink mengangkut total 91,5 ton logistik bantuan kemanusiaan dari Jakarta ke Labuan Bajo dan Maumere pada 18–25 Agustus 2026. Pengiriman ini mendukung distribusi bantuan nasional bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Labuan Bajo — Maskapai Citilink mendukung pendistribusian logistik bantuan kemanusiaan ke Labuan Bajo dan Maumere bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur melalui jaringan penerbangannya pada pertengahan Agustus 2026.

Menurut keterangan resmi Citilink yang dikutip sejumlah media, perusahaan mengangkut total 91,5 ton bantuan logistik untuk NTT melalui penerbangan kargo dari Jakarta menuju Labuan Bajo dan Maumere pada periode 18–25 Agustus 2026.

Dalam rilis tersebut, Citilink merinci distribusi bantuan sebesar 55,7 ton logistik dari Jakarta menuju Labuan Bajo dan 35,7 ton dari Jakarta menuju Maumere. Bantuan diangkut secara bertahap melalui delapan penerbangan selama sepekan, menggunakan pesawat kargo Citilink.

Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro menyatakan, dukungan penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons tanggap darurat bencana. Citilink menempatkan pengiriman bantuan ke NTT sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan serta dukungan terhadap upaya pemulihan di wilayah terdampak.

Rincian pengiriman dan rute

Media katakini.com melaporkan, bantuan logistik kemanusiaan tersebut dikirimkan melalui delapan penerbangan dari Jakarta menuju dua bandara utama di NTT, yakni Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat dan Maumere di Kabupaten Sikka. Rute pengiriman difokuskan pada:

  • Jakarta–Labuan Bajo: 55,7 ton logistik bantuan.
  • Jakarta–Maumere: 35,7 ton logistik bantuan.
  • Total bantuan: 91,5 ton selama periode 18–25 Agustus 2026.

Selain dukungan dari Citilink, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat distribusi bantuan logistik yang jauh lebih besar melalui Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta. BNPB menyebut, sejak 15 hingga 22 Agustus 2026, sekitar 954 ton bantuan logistik telah dikirimkan menuju wilayah terdampak dengan sasaran utama Labuan Bajo dan Maumere.

Dalam laporan lain, BNPB merinci bahwa bantuan yang didistribusikan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dan pesawat kargo komersial mencakup ratusan ton logistik dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere sebagai dua simpul distribusi udara. Dari dua posko ini, bantuan kemudian diteruskan ke beberapa kabupaten, termasuk Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Peran Labuan Bajo sebagai simpul logistik

Menurut BNPB, Labuan Bajo dan Maumere berfungsi sebagai posko utama distribusi bantuan untuk wilayah terdampak gempa di NTT. Dari posko Labuan Bajo, bantuan udara yang tiba didistribusikan ke sejumlah wilayah di daratan Flores bagian barat, termasuk Manggarai Barat.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengoordinasikan pendistribusian bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara. Distribusi dari Labuan Bajo dan Maumere dilakukan bersama BNPB, TNI, dan pemerintah daerah, dengan prioritas pada kebutuhan dasar pengungsian, pangan, dan layanan air bersih.

Sementara itu, laporan Radio Republik Indonesia (RRI) dari Kabupaten Sikka menggambarkan jenis bantuan yang dikirim ke Maumere menggunakan pesawat Citilink Cargo Boeing 737-500, berupa tenda pengungsian, tenda keluarga, matras dan selimut BNPB, yang kemudian dipindahkan ke posko lapangan untuk mendukung warga terdampak. Pola distribusi serupa juga dijalankan untuk bantuan yang masuk melalui Labuan Bajo, meski rincian muatan setiap penerbangan Citilink ke Labuan Bajo tidak dirinci dalam keterangan perusahaan maupun BNPB.

Konteks tanggap darurat gempa NTT

Pemerintah Provinsi NTT menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 14 hari sejak 15 hingga 28 Agustus 2026. Dalam masa ini, pemerintah pusat melalui BNPB dan kementerian terkait mempercepat pengiriman bantuan logistik ke NTT.

BNPB melaporkan bahwa bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa terus diperkuat melalui puluhan sorti penerbangan TNI AU dan pesawat kargo komersial, dengan Labuan Bajo dan Maumere sebagai hub distribusi. Dukungan Citilink dalam mengangkut 91,5 ton bantuan menjadi bagian dari rangkaian pengiriman bantuan nasional yang mencapai ratusan ton ke wilayah terdampak.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.