Kabar Labuan Bajo

Jumat, 16 Oktober 2026

Pembangunan KNMP Lowolabo Dimulai dengan Nilai Rp4,72 Miliar

Pembangunan KNMP Lowolabo di Desa Lowolabo, Kecamatan Paga, dimulai dengan peletakan batu pertama pada 14 Oktober 2026. Proyeknya bernilai Rp4,72 miliar.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Academische Collecties: 1899-1900, Siboga-expeditie naar Nederlands Oost-Indië, onder leiding van Max Wilhelm Ca.
Foto arsip: Academische Collecties: 1899-1900, Siboga-expeditie naar Nederlands Oost-Indië, onder leiding van Max Wilhelm Ca. · Foto: Hugo Frederik Nierstrasz / Wikimedia Commons, Public domain

Sikka — Peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Lowolabo, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, dilakukan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago pada Rabu, 14 Oktober 2026. Proyek ini bernilai Rp4,72 miliar dan ditujukan untuk memperkuat infrastruktur kawasan pesisir serta mendukung produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Prosesi berlangsung pukul 10.45 hingga 11.35 WITA. Kegiatan diawali pembukaan dan sambutan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kemudian dilanjutkan sambutan bupati serta upacara adat yang dipimpin Mosalaki Kecamatan Paga, Yakobus. Setelah itu, bupati meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Nilai proyek tercatat Rp4.723.090.147,59. Pekerjaan menggunakan kontrak Nomor B/8.22057/DJPT.6/PL.420/PPK/VIII/2026 tertanggal 7 Agustus 2026, dengan masa pengerjaan 120 hari. Fasilitas yang dibangun diarahkan untuk menunjang aktivitas nelayan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

KNMP Lowolabo memperkuat simpul ekonomi pesisir Paga

Bagi pembaca di wilayah Labuan Bajo dan Flores, pembangunan di Lowolabo menunjukkan berlanjutnya pengembangan fasilitas pesisir di Nusa Tenggara Timur. Sarana kawasan nelayan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan melaut, tetapi juga dengan pengelolaan hasil perikanan, akses layanan, dan pergerakan ekonomi desa.

Lowolabo menjadi salah satu lokasi KNMP yang sudah melakukan peletakan batu pertama di Kabupaten Sikka. Dua lokasi yang telah memulai tahapan tersebut adalah Wuring dan Lowolabo, sementara empat lokasi lain ditunda karena berada di kawasan konservasi. Pelaksanaan proyek Lowolabo menjadi bagian dari perkembangan program KNMP di Sikka yang berjalan tidak seragam antarwilayah.

Peletakan batu pertama dihadiri perwakilan KKP Wahyu dan David Sihombing, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sikka Malik Bakhtiar, serta Kepala Bapperida Sikka Ambrosius Peter. Masa pengerjaan 120 hari menjadi acuan pelaksana untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.