Manggarai Barat Targetkan PAD 2026 Rp310 Miliar Lebih
Pemkab Manggarai Barat menargetkan PAD 2026 sebesar Rp310 miliar lebih. Realisasi PAD 2025 akhirnya melampaui target setelah menutup tahun, sementara pariwisata tetap disebut penopang utama penerimaan daerah.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) 2026 sebesar Rp310 miliar lebih, naik dari target 2025 yang tercantum Rp281 miliar lebih dalam pemberitaan lokal dan dokumen pembahasan anggaran daerah. Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyebut target itu realistis saat membahas RAPBD 2026 di DPRD setempat.
Dalam laporan detikBali pada 14 November 2025, target PAD 2026 disebut Rp310 miliar lebih, terdiri atas pajak daerah sekitar Rp225 miliar, retribusi daerah Rp70 miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp5 miliar lebih, dan lain-lain PAD yang sah Rp9 miliar lebih. Dokumen Perda RPJMD Manggarai Barat 2025-2029 juga memuat proyeksi PAD 2026 di atas Rp291 miliar dan menunjukkan arah kenaikan pendapatan daerah dalam beberapa tahun ke depan.
Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng sebelumnya memaparkan bahwa realisasi pendapatan daerah sampai 31 Oktober 2025 mencapai Rp976,2 miliar atau 73,14 persen dari target Rp1,33 triliun dalam APBD perubahan 2025. Dalam paparan yang dikutip media lokal pada November 2025, porsi PAD tercatat Rp216,6 miliar atau 77,02 persen dari target Rp281,3 miliar.
Komposisi PAD yang dipaparkan saat itu menunjukkan pajak daerah menjadi penyumbang terbesar, disusul retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan PAD lain yang sah. Laporan yang sama menyebut pemerintah daerah menempatkan sektor pariwisata sebagai penopang utama penerimaan daerah, sejalan dengan struktur ekonomi Labuan Bajo sebagai destinasi wisata.
Pembahasan RAPBD 2026 juga menyoroti rencana penguatan basis penerimaan dari pajak hotel dan restoran, termasuk dari kapal wisata atau hotel terapung di Labuan Bajo. Pemerintah daerah turut menyebut pajak sarang burung walet dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan sebagai objek yang akan dioptimalkan.
Dalam konteks target 2025, laporan RRI pada 31 Desember 2025 menyebut realisasi PAD Manggarai Barat berakhir di Rp285,18 miliar atau 101,42 persen dari target Rp281,20 miliar. Data itu menunjukkan target PAD 2025 akhirnya terlampaui pada penutupan tahun anggaran.
Dengan demikian, angka Rp261 miliar per 11 Desember 2025 dalam draf awal bukan capaian akhir tahun, melainkan angka sementara yang kemudian meningkat pada akhir Desember. Pemerintah daerah pada awal 2026 melanjutkan penetapan target yang lebih tinggi untuk 2026, yakni Rp310 miliar lebih.
Sumber
Berita berikutnya

Nanas Kampung Ndole Mulai Pasok Pasar Labuan Bajo
Nanas dari Kampung Ndole, Desa Golo Damu di Kecamatan Mbeliling, mulai memasok pasar Labuan Bajo melalui pedagang pengumpul.
Baca juga




