KUA Komodo Edukasi 70 Siswa tentang Risiko Perkawinan Anak
KUA Kecamatan Komodo memberi pembekalan BRUS kepada 70 siswa di SMP Negeri 1 Komodo. Materinya mencakup perkembangan remaja, emosi, kesehatan reproduksi, dan risiko perkawinan anak.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Komodo menggelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di aula SMP Negeri 1 Komodo, Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 70 siswa dengan materi perkembangan remaja, pengelolaan emosi, kesehatan reproduksi, serta risiko dan konsekuensi perkawinan anak.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Komodo Erni Wo membahas dinamika perkembangan remaja, termasuk perubahan psikologis dan cara mengelola emosi secara sehat. Penghulu KUA Komodo Syahril menyampaikan dampak perkawinan anak terhadap kesehatan reproduksi, kondisi sosial ekonomi, serta ketentuan hukum perkawinan di Indonesia.
Edukasi di sekolah memperkuat pencegahan perkawinan anak
Program ini memberi bekal langsung kepada pelajar di Kecamatan Komodo agar dapat memahami perubahan diri dan mempertimbangkan masa depan sebelum mengambil keputusan terkait perkawinan. Materi tentang pendidikan, kesehatan, emosi, dan hukum membantu siswa melihat risiko perkawinan usia anak dari beberapa sisi.
Kegiatan di SMP Negeri 1 Komodo merupakan perluasan edukasi BRUS setelah 10 perwakilan siswa dari sekolah tersebut mengikuti kegiatan tingkat Kabupaten Manggarai Barat di MAN Manggarai Barat pada 13 Oktober 2026. KUA Komodo menyatakan kolaborasi lembaga keagamaan dan satuan pendidikan diperlukan untuk membentuk remaja yang matang, mandiri, dan bertanggung jawab.
Melalui BRUS, KUA Komodo mendorong siswa mengenali potensi diri, mengutamakan pendidikan, dan merencanakan masa depan secara matang. Edukasi langsung di sekolah diharapkan membantu mereka memahami konsekuensi perkawinan usia anak dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Manggarai Barat
BPBD Manggarai Barat Tunda Distribusi Bantuan Gempa Saat Pilkades
BPBD Manggarai Barat menunda sementara penyaluran bantuan gempa pada hari pemungutan suara Pilkades, 29 September 2026. Bantuan yang tersisa dijadwalk…
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Berita utama hari ini

Baca juga



